Kabupaten Mimika
Masyarakat Mimika Serbu Lokasi Gerakan Pangan Murah
Adapun bahan pangan yang dijual seperti beras SPHP 5 Kg, dijual Rp65.000, telur ayam per rak Rp50.000, bawang merah Rp35.000 per
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA – Masyarakat Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah menyerbu berbagai pangan murah yang dijual pada acara bertajuk Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Gedung Eme Neme Yauware, Jalan Budi Utomo, Mimika, Kamis, (16/10/2025).
GPM ini diselenggarakan oleh Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Mimika, dalam rangka peringatan Hari Pangan Sedunia ke-80. Tema Hari Pangan Sedunia tahun 2025 adalah ”bergandengan tangan untuk pangan yang lebih baik, dan masa depan yang lebih baik”.
Baca juga: Puluhan Wisman Jadikan Pulau Liki di Sarmi Sebagai Destinasi Wisata Baru
Berdasarkan pantauan Tribun-Papua.com, ratusan masyarakat memadati tempat digelarnya GPM. Mereka mengantre sejak pagi, agar bisa membeli sejumlah komoditas murah yang disediakan.
Adapun bahan pangan yang dijual seperti beras SPHP 5 Kg, dijual Rp65.000, telur ayam per rak Rp50.000, bawang merah Rp35.000 per kg, bawang putih Rp35.000 dan minyak goreng 1 liter, Rp15.000.
Baca juga: 17 Distrik di Mimika Cerah Berawan dan Satu Distrik Hujan Ringan
Di lokasi, tersedia juga pangan lokal Papua seperti sagu, keladi, singkong, dan petatas atau ubi jalar.
Salah satu warga Mimika Ira, mengatakan dirinya sudah mengantri sejak pagi, untuk membeli beberapa bumbu dapur dan juga telur.
Baca juga: Pemkab Jayapura Dorong Warga Konsumsi Pangan Lokal Lewat Lomba Cipta Menu
"Saya mengantri sejak pagi pukul 08.00 WIT, takutnya kalau datang pas jam 09.00 antriannya sudah panjang. Kalau barang yang mau dibeli itu telur 2 rak, terus cabe keriting," ujar wanita ini.
Ia menjelaskan, dengan adanya pangan murah, dirinya beruntung belanja dengan harga yang murah dan terjangkau dibanding harga normal di pasaran. "Kalau telur per rak di pasar Rp70-75 ribu, sedangkan di sini per raknya Rp55 ribu," katanya.
Baca juga: Koperasi Merah Putih di Kabupaten Jayapura Belum Beroperasi, Target 139 Kampung dan 5 Kelurahan
Sementara itu Kepala Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Mimika, Yulius Koga menjelaskan bahwa GPM merupakan agenda rutin, hanya saja kali ini dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia.
Ia memastikan kegiatan itu tidak hanya melibatkan dinasnya, sebab beberapa dinas seperti dinas peternakan, perikanan, pertanian dan kelompok-kelompok binaan pangan lokal ikut ambil bagian.
Baca juga: BPBJ Papua Pegunungan Bekali OPD soal Teknis Perencanaan hingga Pelaporan Barang dan Jasa
"Juga teman-teman dari distrik hadirkan bawang merah, bawang putih. Kalau bulog sementara kita ambil ahli dulu karena beras SPHP bulog belum bisa mengeluarkan jika belum ada rekomendasi dari pihaknya," pingkasnya.
Ia berharap gerakan pangan murah sehari yang dilakukan, dapat menekan harga di pasaran sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan untuk membeli dengan harga yang tinggi atau mahal.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/sdadasdmadasdadkasdkaldaskdasjgkjskdajdskljdladas.jpg)