Selasa, 9 Juni 2026

Pemkab Mimika

Bupati Mimika Larang ASN Umbar Masalah Internal di Media Sosial

“Media sosial seharusnya menjadi sarana untuk menyebarkan informasi yang bermanfaat dan membangun, bukan menjadi ruang untuk

Tayang:
Tribun-Papua.com
PEMKAB MIMIKA - Bupati Mimika Johannes Rettob ketika wawancara di Mimika, Senin, 08 Juni 2026. Ia mengingatkan ASN untuk tidak mengumbar masalah internal pemerintah di media sosial.(Feronike Rumere).  
Ringkasan Berita:
  • Larangan Medsos: Bupati Mimika melarang ASN mengumbar masalah internal pemerintahan di media sosial.
  • Fungsi Positif: Media sosial harusnya digunakan untuk meningkatkan pelayanan, bukan memicu salah tafsir publik.
  • Jaga Citra: ASN wajib menjaga etika, tanggung jawab, dan kehormatan institusi di ruang digital.
  • Fokus Utama: Prioritas ASN adalah tetap menjaga disiplin, integritas, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Bupati Mimika, Provinsi Papua Tengah Johannes Rettob larang Aparatur Sipil Negara (ASN) umbar masalah internal pemerintah di media sosial.

Pesan ini disampaikan Johannes saat memimpin apel gabungan ASN di Pusat Pemerintahan SP3, Kabupaten Mimika, Senin (8/6/2026).

Bupati mendukung jika media sosial digunakan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, bukan sebaliknya.

Baca juga: Kapolres Nabire Ajak Warga Tidak Saling Hujat di Momen Piala Dunia

Johannes menegaskan bahwa setiap ASN memiliki tanggung jawab menjaga citra serta kehormatan institusi tempat mereka bekerja. Karena itu mereka harus memahami batasan dalam membagikan informasi yang berkaitan dengan aktivitas pemerintahan.

“Media sosial seharusnya menjadi sarana untuk menyebarkan informasi yang bermanfaat dan membangun, bukan menjadi ruang untuk memperlihatkan persoalan internal yang dapat menimbulkan salah tafsir di masyarakat,” kata Johannes.

Baca juga: Kesbangpol Biak Numfor Dorong 18 Parpol Berikan Pendidikan Politik Bagi Warga

Sebagai pelayan masyarakat, bupati minta ASN menunjukkan etika, kedewasaan dan tanggung jawab dalam setiap aktivitas, termasuk saat menggunakan media sosial. “Yang terpenting adalah kinerja dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Apel tersebut juga menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya disiplin, integritas, dan profesionalisme aparatur dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan berwibawa.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved