Senin, 18 Mei 2026

Mimika

DPU Mimika Targetkan Pelebaran Jalan Inspeksi Irigasi Rampung Desember

Sekretaris PUPR Kabupaten Piter Edowai mengatakan proyek dengan anggaran sekitar Rp3 miliar tersebut kini memasuki tahap pelebaran

Tayang:
Tribunnews.com
PEMBANGUNAN MIMIKA - Sekretaris DPUPR Mimika, Piter Edowai ketika wawancara pada Selasa, (2/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Target Rampung Desember: DPU Mimika targetkan pelebaran dan hotmix Jalan Irigasi-Hasanudin selesai akhir Desember 2025.
  • Anggaran dan Ukuran: Proyek Rp 3 miliar ini melebarkan jalan prioritas tersebut hingga 10 meter.
  • Fokus Pengerjaan: Pekerjaan kini fokus pada pelebaran jalan dan pembuatan lapisan dasar.
  • Atasi Kendala Lahan: DPU telah berdiskusi dengan warga dan menertibkan bangunan di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS).

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere 

TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, menargetkan pelebaran dan pengaspalan Jalan Inspeksi Irigasi tembusan Jalan Hasanudin selesai pada Desember tahun ini. 

Sekretaris PUPR Kabupaten Piter Edowai mengatakan proyek dengan anggaran sekitar Rp3 miliar tersebut kini memasuki tahap pelebaran, sebelum nantinya dilakukan hotmix pada badan jalan sepanjang 800 meter.

"Sementara ini pengerjaan difokuskan pada pelebaran jalan terlebih dahulu. Untuk pekerjaan hotmix tidak membutuhkan waktu lama, yang terpenting lapisan spirt sudah dibuat dan seluruh pekerjaan sesuai dengan batasan taludnya,"terangnya, di Mimika, Papua Tengah, Selasa, (2/12/2025). 

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Jakarta-Sorong Desember 2025, Ada KM Ciremai, KM Gunung Dempo, KM Dorolonda

DPU menargetkan pada Desember sudah dapat dilakukan pengaspalan, apalagi saat ini tidak ditemukan kendala berat dalam pengerjaan.

"Memang pada awalnya terdapat satu dua keberatan dari masyarakat di sekitar lokasi, namun pihak DPU telah bertemu dan berdiskusi dengan warga setempat,"ucapnya. 

Lebar jalan yang sementara dikerjakan adalah 10 meter, termasuk talud serta saluran di sisi kiri dan kanan. Jalan tersebut menjadi prioritas pemerintah karena menjadi jalur yang paling banyak dilalui kendaraan.

Baca juga: TSE Group Berikan Kado Natal Smart TV untuk Anak Asrama St Yosef Asiki

Proses pembangunan jalan sudah dimulai sejak Oktober, meliputi mobilisasi alat dan pembersihan lahan.

Ia menjelaskan bahwa lokasi tersebut merupakan daerah irigasi, sehingga terdapat rumah-rumah pada aliran Daerah Aliran Sungai (DAS) yang tidak permanen. Kondisi ini menghambat jalannya saluran air. 

DPU bersama Satpol PP telah mengimbau masyarakat untuk tidak lagi membangun di kawasan DAS tersebut.

Baca juga: Dua Pemuda Mimika Ditahan Kenakan Atribut Bintang Kejora saat Peringatan 1 Desember

“Pekerjaan ini ditargetkan rampung pada Desember, paling tidak hingga ujung Busiri. Tepat di jembatan sudah harus selesai,” tambahnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved