Sabtu, 18 April 2026

OTK Serang Guru di Yahukimo

Polisi Diminta Usut Tuntas Pembunuh Guru Melani Wamea di Yahukimo

Keluarga korban meminta agar kasus tersebut diusut tuntas oleh aparat kepolisian. Melani tewas dalam insiden penyerangan itu.

Tribun-Papua.com
EVAKUASI – Jenazah Melani Wamea (31) guru di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan tiba di Bandar Udara Sentani di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua menggunakan pesawat MAF dari Distrik Holuwon. Sayang nyawanya tidak bisa diselamatkan, saat tiba di RS Bhayangkara Kota Jayapura, Melani Wamea menghembuskan napas terakhir.  

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Melani Wamea (31), seorang guru, jadi korban penyerangan orang tak dikenal (OTK) di Kampung Holuwon, Distrik Holuwon, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat (10/10/2025).

Keluarga korban meminta agar kasus tersebut diusut tuntas oleh aparat kepolisian. 

Melani tewas dalam insiden penyerangan itu.

“Kami berharap agar pelaku kekerasan terhadap almarhumah guru Melani untuk segera diusut tuntas,” kata salah satu perwakilan keluarga, Peter Wamea dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (14/10/2025). 

Penegak hukum dari Polda Papua dan Polres Yahukimo diminta agar dapat mengusut tuntas kasus penyerangan yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) itu.

Baca juga: Dunia Pendidikan Berduka, Melani Wamea Guru Sekolah Jhon D Wilson Holuwon Yahukimo Tewas Diserak OTK

“Kami percaya Tuhan akan menyertai dan memberikan kekuatan kepada aparat kepolisian dalam melaksanakan tugasnya, sehingga dapat mengusut tuntas kasus meninggalnya guru Melani,” jelasnya.

Piter menyampaikan terima kasih kepada aparat kepolisian serta Pemerintah Kabupaten Yahukimo bersama masyarakat setempat yang sudah membantu mengevakuasi almarhumah guru Melani, sehingga bisa diterbangkan ke Jayapura untuk dimakamkan. 

“Kami keluarga mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian dan pemerintah yang telah diberikan kepada almarhumah dan keluarga,” ucapnya.  

Diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Cahyo Sukarnito bersama beberapa perwira Polda Papua menghadiri ibadah pengucapan syukur yang berlangsung di Perumahan Grand Rolo Blok D-2 No.117, Jalur 3 Koya Tengah, Kota Jayapura, Papua, Senin (13/10/25).

“Almarhumah (Melani Wamea) adalah salah satu guru dan putri terbaik di Papua yang gugur dalam pengabdiannya mencerdaskan anak-anak Papua di pedalaman Kabupaten Yahukimo,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (14/10/2025).

Mewakili Polda Papua, Kombes Cahyo menyampaikan ungkapan duka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhumah, yang dinilai sebagai sosok pengabdi dan pejuang pendidikan di Tanah Papua.

“Atas nama Bapak Kapolda Papua, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhumah Ibu Melani Romea."

Baca juga: 7 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB Papua di Pedalaman Yahukimo, Ini Identitas 5 Orang Selamat

"Beliau adalah salah satu putri terbaik Tanah Papua yang gugur dalam pengabdiannya mencerdaskan anak bangsa di Kabupaten Yahukimo,” ucapnya. 

Diberitakan sebelumnya bahwa guru Melani Wamea tewas diserang OTK, saat sedang melakukan aktivitas belajar mengajar di Kampung Holuwon, Distrik Haluwon, Kabupaten Yahukimo, Jumat (10/10/2025).

Korban merupakan tenaga pendidik di Sekolah Jhon D. Wilson Holuwon ini diserang OTK.

Korban diserang saat bersama rekan-rekan guru dan siswa hendak melakukan kegiatan penanaman pohon di area perbukitan sekitar sekolah.  (*)

Sumber: https://regional.kompas.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved