Papua Terikini
Roberthus Yewen Pimpin Komda Pemuda Katolik Papua Periode 2025–2028
Apresiasi juga disampaikan Pastor Moderator Orang Muda Katolik (OMK) se-Tanah Papua, Pastor Jhon Kayame.
Penulis: Yulianus Magai | Editor: Paul Manahara Tambunan
Ringkasan Berita:
Laporan Wartawan Tribun Papua, Yulianus Magai
TRIBUNPAPUA.COM, JAYAPURA - Roberthus Yewen resmi terpilih sebagai Ketua Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Papua periode 2025–2028. Terpilihnya Yewen menandai babak baru konsolidasi organisasi kepemudaan Katolik di Tanah Papua.
Pemilihan tersebut berlangsung melalui mekanisme delegasi dalam Musyawarah Komisariat Daerah (Muskomda) IV Pemuda Katolik Papua yang digelar secara khidmat pada 18–19 Desember 2025.
Ketua Pengurus Pusat (PP) Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma, menegaskan bahwa Muskomda bukan sekadar agenda rutin tiga tahunan, melainkan momentum strategis untuk melahirkan kader dan pemimpin berintegritas.
Baca juga: Prabowo Dianggap Siapkan Bencana Ekologis untuk Rakyat Papua, Rimba Terakhir Terancam Sawit
“Pemimpin Pemuda Katolik adalah mereka yang memiliki spirit melayani, berani berkorban, dan memberi perhatian penuh bagi kemajuan organisasi, bukan sekadar mengejar jabatan atau popularitas,” tegas Stefanus kepada wartawan usai pelantikan kepengurusan baru.
Ia berharap pada periode keempat ini, Komda Pemuda Katolik Papua semakin dewasa dan mampu menjadi motor penggerak sekaligus role model bagi Komda lainnya di seluruh Tanah Papua dalam kontribusi nyata bagi Gereja dan bangsa.
Apresiasi juga disampaikan Pastor Moderator Orang Muda Katolik (OMK) se-Tanah Papua, Pastor Jhon Kayame.
Ia mengucapkan terima kasih kepada pengurus periode sebelumnya atas dedikasi dan fondasi kebersamaan yang telah dibangun.
“Saya berharap pengurus baru di bawah kepemimpinan Roberthus Yewen dapat menghidupkan kembali semangat kegiatan OMK. Pemuda Katolik harus terlibat aktif dalam kehidupan menggereja, khususnya mendukung suksesnya Sinode Keuskupan Jayapura pada Februari 2026,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua terpilih Komda Pemuda Katolik Papua, Roberthus Yewen, menyampaikan bahwa seluruh dinamika organisasi telah berakhir dan kini saatnya seluruh kader bersatu membangun organisasi.
Baca juga: Pemuda Katolik Desak Menteri Natalius Pigai dan Komnas HAM Usut Kasus Irene Sokoy: Pelanggaran Berat
“Dinamika adalah bagian dari proses pendewasaan. Saat ini kita harus saling merangkul dan bergerak bersama membangun Komda Papua melalui kerja-kerja nyata yang berdampak langsung bagi umat dan masyarakat,” kata Yewen.
Sebagai langkah awal, Yewen menyebutkan mandat Muskomda untuk mempercepat konsolidasi organisasi di sedikitnya delapan kabupaten dan satu kota di Provinsi Papua.
“Kami akan memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh elemen masyarakat. Kehadiran Pemuda Katolik harus benar-benar dirasakan di setiap jengkal Tanah Papua,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Roberthus-Yewen-kanan-terpilih-sebagai-Ketua-Kom.jpg)