Senin, 8 Juni 2026

Bom Meledak di Biak

Tangis Keluarga Pecah, Pencarian Korban Ledakan Bom di Biak Numor Diperpanjang 2 Hari

Memasuki hari keenam pasca-kejadian, Tim Disaster Victim Identification Polda Papua dilaporkan berkejaran dengan waktu di lokasi petaka.

Tayang:
Tribun-Papua.com/Fiona Sihasale
LEDAKAN BOM - Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor, Zacharias L. Mailona melakukan pertemuan bersama para keluarga korban ledakan bom, di Posko Pengungsian, Sabtu (6/6/2026) 

Koordinasi intensif terus digendong bersama tim gabungan di bawah komando Polres Biak Numfor dan Basarnas.

Bagi warga yang rumahnya dinyatakan aman oleh aparat kepolisian, mereka telah diperbolehkan kembali untuk beraktivitas di rumah masing-masing.

Namun, bagi warga yang rumahnya hancur atau mengalami kerusakan parah akibat efek kejut ledakan, pemda telah menyiapkan tempat pengungsian yang layak. Bukan di tenda darurat, melainkan di Hotel Mapia.

"Khusus bagi keluarga yang terkena dampak langsung dan rumahnya mengalami kerusakan, untuk sementara kami siapkan pengungsian di Hotel Mapia sambil pemerintah melihat kondisi rumah yang layak untuk kembali ditempati," jelas Zacharias.

Sedikitnya 15 kamar hotel telah disiapkan dan ditanggung oleh pemerintah daerah untuk menjamin kenyamanan warga selama masa pemulihan pasca-bencana.

Baca juga: Update Ledakan Bom di Biak: Tim Gabungan Temukan 32 Potongan Tubuh, 3 Korban Masih Misteri

LEDAKAN BOM DI BIAK - Tim Gabungan terus melakukan pencarian 3 korban yang belum ditemukan dalam kasus ledakan bom diduga sisa perang dunia yang terjadi pada Minggi, 31 Mei 2026 lalu.
LEDAKAN BOM DI BIAK - Tim Gabungan terus melakukan pencarian 3 korban yang belum ditemukan dalam kasus ledakan bom diduga sisa perang dunia yang terjadi pada Minggi, 31 Mei 2026 lalu. (Tribun-Papua.com/Fiona Sihasale)

Tim DVI Identifikasi 34 Potongan Tubuh

Sebelumnya, tabir mengerikan dari dampak ledakan ini sempat dibeberkan oleh Kapolres Biak Numfor dalam konferensi persnya.

Memasuki hari keenam pasca-kejadian, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua dilaporkan berkejaran dengan waktu di lokasi petaka.

Hasilnya, tim forensik berhasil mengumpulkan puluhan bagian jasad dari area steril ledakan.

"Tim DVI Polda Papua sudah mengidentifikasi 34 potongan tubuh," ungkap Kapolres Biak Numfor.

Kendati demikian, proses identifikasi mendalam menemui tantangan berat. Dari puluhan potongan tubuh yang ditemukan, hanya sedikit yang bisa diambil sampelnya untuk dicocokkan.

"Hanya 6 sampel DNA postmortem yang bisa diambil sebagai sampel DNA."

"Selanjutnya sampel tersebut akan segera dikirim ke Laboratorium DNA Pusdokkes Polri untuk pemeriksaan lebih mendalam," pungkas Kapolres. (*)

Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved