Selasa, 28 April 2026

Banjir di Nduga

Tim Darurat Tinjau Banjir Nduga yang Menewaskan 15 Orang

Peristiwa tragis ini terjadi saat warga hendak menyeberangi Kali Panpan yang tiba-tiba meluap akibat hujan deras disertai longsoran

Tribun-Papua.com/Dokumen Polres Nduga
BANJIR DI NDUGA – Tim tanggap darurat Kabupaten Nduga mengunjungi korban banjir serta memberikan bantuan uang dan bahan makanan pada Senin, (3/11/2025). Peristiwa Banjir di Distrik Dal ini mengakibatkan 15 orang meninggal dunia. 
Ringkasan Berita:Banjir bandang di Distrik Dal, Nduga, menewaskan 15 warga setelah Kali Panpan meluap.
Menanggapi tragedi ini, Plt Bupati Nduga Yoas Beon memimpin Tim Tanggap Darurat menggunakan helikopter TNI AD. Tim menyerahkan bantuan uang tunai Rp1 miliar dan sembako kepada keluarga korban. Aksi cepat ini menunjukkan sinergi Pemkab, TNI, dan Polri dalam penanganan bencana.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Taniya Sembiring 

TRIBUN-PAPUA.COM, NDUGA - Banjir bandang melanda Distrik Dal, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan dan menewaskan 15 korban jiwa. 

Peristiwa tragis ini terjadi saat warga hendak menyeberangi Kali Panpan yang tiba-tiba meluap akibat hujan deras disertai longsoran batu dan pasir tidak jauh dari lokasi.

Menanggapi peristiwa ini, Pemerintah Kabupaten Nduga langsung membentuk Tim Tanggap Darurat Bencana Alam yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Nduga, Yoas Beon.

Baca juga: Hibah Keagamaan Biak 2026 Difokuskan Untuk Gereja Kecil Pelosok

Keberangkatan tim dilakukan pada Senin, (3/11/2025) dari Pos Kotis Danyonif 733/Masariku, menggunakan dua unit helikopter Bell milik TNI AD.

Kapolres Nduga AKBP Alredo Agustinus Rumbia, mengatakan, tim tiba di Distrik Dal sekitar pukul 11.55 WIT dan langsung disambut keluarga korban yang telah berkumpul di lokasi bencana.

“Begitu saya menerima laporan ada 15 warga meninggal, saya langsung berkoordinasi dengan Pangkogabwilhan III untuk meminta bantuan TNI agar kami bisa segera menuju lokasi, harus cepat untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak," jelasnya lewat rilis yang diterima Tribun-Papua.com di Jayapura.

Baca juga: Telkomsel Papua Salurkan Peralatan Sekolah Hingga Orbit di 2 SR

Kapolres menjelaskan bahwa langkah tanggap darurat ini diambil agar penanganan bencana bisa dilakukan secara efektif tanpa menunggu proses birokrasi yang panjang.

Dalam kesempatan itu, sebagai bentuk kepedulian, Pemkab Nduga menyerahkan bantuan uang tunai senilai Rp1 miliar serta bantuan sembako kepada keluarga korban, yang diserahkan langsung oleh plt bupati bersama Forkopimda.

Bantuan terdiri dari beras, gula pasir, kopi, rokok, dan mie instan.

Baca juga: Realisasi Dana Otsus DPMK Jayapura 100 persen, Program TMMD Tahun Depan Menyasar Dua Kampung

Hingga sekitar pukul 12.40 WIT, tim tanggap darurat kembali ke Kenyam, Ibu Kota Kabupaten Nduga, menggunakan helikopter yang sama dan tiba dengan selamat di Pos Kotis Danyonif 733/Masariku pukul 13.00 WIT.

Kapolres Nduga mengatakan kegiatan ini menjadi bukti sinergi pemerintah daerah, TNI dan Polri dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat.

“Kehadiran kami di lapangan adalah bentuk kepedulian dan komitmen untuk selalu bersama masyarakat, terutama di saat bencana,” ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved