MRP Papua Tengah
MRP Tengah Minta Pemerintah Serius Tekan AIDS yang Meningkat
Dari delapan kabupaten di provinsi ini, Nabire menduduki peringkat pertama dengan total kasus terkonfirmasi sebanyak 10.824
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Marius Frisson Yewun
Ringkasan Berita:Kasus HIV/AIDS di Provinsi Papua Tengah telah mencapai angka mengkhawatirkan yaitu 23.535. Kabupaten Nabire (10.824 kasus) menempati peringkat tertinggi.Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak, mendesak pemerintah provinsi untuk serius memprioritaskan penanganan masalah ini. Salah satu solusi yang diusulkan adalah penertiban Tempat Hiburan Malam (THM) dan peredaran minuman keras untuk menekan lonjakan kasus.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE - Angka kasus HIV/AIDS di Papua Tengah cukup mengkhawatirkan sebab menurut data KPA Papua Tengah, jumlah kasus sudah mencapai 23.535.
Dari delapan kabupaten di provinsi ini, Nabire menduduki peringkat pertama dengan total kasus terkonfirmasi sebanyak 10.824 dan disusul Kabupaten Mimika dengan jumlah 8.251 kasus.
Baca juga: Ditlantas Polda Papua Gencarkan Edukasi Aman Lalin
Menyikapi tren HIV/AIDS yang terus hidup di masyarakat, Ketua MRP Tengah, Agustinus Anggaibak mengharapkan pemerintah lebih serius menekan lonjakan kasus.
"Ini harus menjadi prioritas pemerintah," kata Agustinus kepada Tribun-Papua.com, Jumat, (7/11/2025).Jika kondisi ini dipandang enteng maka akan menjadi masalah paling serius yang dihadapi di provinsi yang baru berusia 3 tahun tersebut.
Baca juga: Link Live Streaming Persipura Jayapura vs Persiku Kudus Malam Ini, Kick-Off Pukul 19.00 WIT
"Nah, ini pemerintah harus serius dan jangan biarkan, supaya bisa teratasi," ujarnya.
Salah satu hal yang diyakini bisa memutus peningkatan HIV/AIDS adalah penertiban Tempat Hiburan Malam (THM) dan peredaran minuman keras atau minuman beralkohol.
"Supaya semua itu tidak bebas begitu saja," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/sadamdasmdadlakdasjdasjdhjhdfsfdsfsadsfsafs.jpg)