Jumat, 17 April 2026

Bank Mandiri Papua

Bertumbuh Bersama Bank Mandiri: Perjalanan RUMA Kombucha dari Langkah Kecil

Seiring waktu, usaha itu mulai menunjukkan hasil. Pelanggan datang lebih banyak, permintaan meningkat, dan kebutuhan modal tidak bisa dihindari. ibu

|
Tribun-Papua.com/Dian Lestari
DUNIA USAHA - Dian Lestari bersama staf yang merupakan produsen minuman kombucha berbahan lokal Papua, yang dibuat dari dapur kecilnya di kota Jayapura. 

Bab I – Dari Usaha Kecil ke Cerita Besar : Tumbuh Bersama Bank Mandiri

Setiap usaha selalu berawal dari langkah sederhana. Begitu pula dengan ibu Dian Lestari, yang awalnya hanya ingin memperkenalkan minuman kombucha dengan bahan – bahan lokal Papua yang dibuat dari dapur kecilnya di kota Jayapura. Saat itu, ia hanya berpikir bagaimana caranya membuat orang – orang bisa mengenal produknya. Tidak ada strategi besar, yang penting konsisten mengerjakan hal-hal kecil.

Hari-harinya penuh kesibukan. Pagi hari diisi dengan aktivitas sebagai istri sekaligus ibu dari 3 anak ia harus memastikan segala urusan dan kebutuhan rumah tangga berjalan dengan baik agar dapat tenang menjalankan peran yang lain, di siang hari ia memproduksi kombucha dan melayani pelanggan hingga sore hari, saat malam digunakan untuk menghitung hasil penjualan. Semua dijalani sendiri atau dengan bantuan keluarga. Dari situ, ia belajar bahwa membangun usaha berarti belajar disiplin, sabar, dan berani mengambil keputusan.

Baca juga: Ramalan Cuaca Jayapura Besok, Jumat 5 September 2025: Abepura Cerah Berawan di Pagi dan Siang Hari

Seiring waktu, usaha itu mulai menunjukkan hasil. Pelanggan datang lebih banyak, permintaan meningkat, dan kebutuhan modal tidak bisa dihindari. ibu Dian Lestari, menyadari bahwa mengandalkan cara lama tidak cukup. Ia membutuhkan sistem yang lebih teratur, termasuk soal pengelolaan keuangan.
Pertemuan dengan layanan finansial Bank Mandiri menjadi titik balik. Melalui rekening usaha, ia bisa memisahkan uang pribadi dan uang bisnis. Lewat fasilitas pembiayaan, kapasitas produksi bertambah. Dan dengan layanan digital, transaksi harian bisa dilakukan dengan lebih rapi. 

“Kalau dulu saya harus mencatat manual, sekarang semuanya tercatat otomatis. Itu sangat membantu,” katanya.

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Surabaya-Ambon September 2025, Harga Tiket Mulai Rp670 Ribuan

Bagi ibu Dian Lestari, pengalaman itu memberi rasa aman. Ia tak lagi khawatir soal bagaimana mengatur arus kas atau kapan harus menambah modal. Semua ada jalannya, dan layanan finansial membuatnya lebih percaya diri melangkah. Perubahan itu juga dirasakan orang-orang di sekitarnya. Ia mulai bisa mempekerjakan karyawan tambahan, melibatkan tetangga, dan menambah nilai ekonomi bagi lingkungannya.

Kisah ini mungkin terdengar sederhana. Tetapi justru dari cerita seperti inilah tampak bagaimana peran layanan finansial menjadi penting. Bukan hanya soal angka di laporan keuangan, tapi juga tentang memberi ruang bagi orang untuk berkembang, menambah keyakinan, dan membangun masa depan.
Cerita [Dian Lestari,] hanyalah satu dari sekian banyak kisah yang terjalin di berbagai wilayah. Ada yang mengandalkan tabungan ritel, ada yang terbantu kredit perumahan, ada pula yang memanfaatkan fasilitas wholesale untuk mengelola bisnis berskala besar. Semua berbeda, tapi satu hal yang sama: kehadiran Bank Mandiri menjadi bagian dari perjalanan mereka.

Baca juga: Penembakan di Entrop: Warga Sipil Tewas, Anggota Polisi Militer Ditahan

Bab II – Dari Hati untuk Arti

Setiap segmen nasabah punya cerita berbeda. Bagi pelaku usaha kecil, yang penting adalah akses modal dan bimbingan agar bisa bertahan sekaligus berkembang. Bagi keluarga, layanan ritel yang mudah dan terjangkau memberi ketenangan dalam mengatur kebutuhan sehari-hari. Sementara bagi pelaku usaha menengah hingga korporasi besar, solusi finansial yang efisien dan terintegrasi menjadi kunci agar bisnis tetap kompetitif.

Semua segmen ini punya satu kesamaan: membutuhkan mitra yang bisa diandalkan. Di sinilah Bank Mandiri hadir memberikan nilai tambah yang ikut bertumbuh bersama nasabah dalam setiap perjalanan finansial. 

Baca juga: DPRK Biak Numfor Minta Pemkab Siapkan Ambulans Laut Untuk Masyarakat

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan (*Diangkat dalam RUPSLB 2025 dan efektif setelah lolos fit & proper test OJK), menyebut Hari Pelanggan Nasional ke-22 sebagai momen untuk memberikan apresiasi kepada seluruh nasabah. “Keberhasilan nasabah adalah keberhasilan kami. Karena itu, kami berkomitmen menjaga sinergi dengan semua segmen, melakukan akselerasi layanan, dan terus menghadirkan pengalaman yang berarti,” ujarnya.

Bank Mandiri berusaha mewujudkannya dalam berbagai bentuk. Dari dukungan pembiayaan bagi UMKM, pengembangan layanan digital yang semakin memudahkan, hingga solusi bisnis yang membantu perusahaan besar tetap kompetitif. Semua diarahkan agar setiap nasabah dapat melangkah lebih jauh dan memberi manfaat lebih luas membentuk satu ekosistem.

Baca juga: Dukcapil Kabupaten Jayapura Kelola Dana Otsus Rp 2 Miliar, Utamakan Pendaataan OAP

Seruan “Dari Hati untuk Arti” lahir dari semangat tersebut. Bagi Bank Mandiri, melayani bukan sekadar mencatat transaksi, tetapi memberi arti bagi kehidupan dan usaha nasabah. Sebuah komitmen yang dibangun dari ketulusan, dijaga melalui sinergi, dan terus didorong lewat akselerasi layanan.

Hari Pelanggan Nasional menjadi saat yang tepat untuk mengingat kembali arti perjalanan ini. Bahwa di balik setiap produk dan inovasi, ada kepercayaan yang diberikan jutaan orang. Kepercayaan itulah yang membuat Bank Mandiri terus berinovasi dan berkomitmen mendampingi setiap langkah.

Baca juga: Pegawai Bandara Sentani Dilatih Bahasa Isyarat oleh Komunitas Tuli Jayapura 

Karena pada akhirnya, setiap kisah sukses nasabah bukan hanya milik mereka, tetapi juga milik Bank Mandiri. Sebuah perjalanan yang ditempuh bersama, dari hati, untuk memberi arti.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved