RSUD Yowari
Mahasiswa Yahukimo Meninggal di RSUD Yowari, Diduga Ditelantarkan Karena Administrasi BPJS
Keluarga korban menilai almarhum tidak mendapatkan pelayanan medis secara maksimal saat dibawa ke rumah sakit dalam kondisi
Penulis: Yulianus Magai | Editor: Marius Frisson Yewun
Ringkasan Berita:
- Dugaan Kelalaian Medis: Mahasiswa Uncen asal Yahukimo, Martina Biri (22), meninggal dunia di RSUD Yowari diduga akibat lambatnya penanganan medis saat kondisi darurat.
- Kendala Administrasi: Keluarga mengklaim pasien sempat diabaikan dan diminta mengurus administrasi/pembayaran terlebih dahulu karena kartu BPJS-nya terdaftar di wilayah lain (Wamena).
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Magai
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA- Kematian seorang mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan di RSUD Yowari, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu, (8/3/2026) memicu perhatian publik.
Keluarga korban menilai almarhum tidak mendapatkan pelayanan medis secara maksimal saat dibawa ke rumah sakit dalam kondisi darurat.
Mahasiswa tersebut diketahui bernama Martina Biri (22), mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Jurusan Manajemen Pendidikan, semester 8 angkatan 2022.
Korban merupakan warga asal Kabupaten Yahukimo dan selama menempuh pendidikan di Kota Jayapura tinggal di kawasan Hawai, belakang SPBU.
Untuk sementara, jenazah almarhum disemayamkan di Asrama Mahasiswa Distrik Sela, Sentani, Yahim BTN Joko Indah sambil menunggu proses selanjutnya dari pihak keluarga.
Baca juga: Sekda Lepas Tim Persimi Sarmi “Badai Pantai Utara” Ikuti Liga 4 di Jayapura
Bahkan dalam pertemuan dengan pihak manajemen rumah sakit, keluarga secara tegas meminta agar petugas medis yang bertugas saat kejadian tersebut diberikan sanksi tegas hingga pemecatan tidak hormat.
Kasus ini mencuat setelah keluarga korban menyampaikan kronologi kejadian melalui siaran langsung di akun Facebook Raimond dengan durasi sekitar **1 jam 24 menit**.
Tribun-Papua.com mengikuti siaran tersebut dari awal hingga akhir. Dalam dialog yang terjadi antara keluarga korban dan pihak rumah sakit, keluarga menyampaikan sejumlah keberatan terkait pelayanan yang diterima almarhum.
“Kami datang untuk meminta pertolongan karena pasien dalam kondisi darurat. Tapi menurut kami tidak ada respon cepat dari pihak rumah sakit,” ujar salah satu anggota keluarga dalam siaran langsung tersebut.
Kronologi Versi Keluarga
Perwakilan keluarga menjelaskan bahwa almarhum sebelumnya sudah beberapa kali datang berobat ke RSUD Yowari.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni KM Nggapulu Voyage 06.2026, Ada Penyesuaian Rute di Masa Lebaran
Menurut keluarga, almarhum pertama kali dibawa ke rumah sakit pada 13 Februari 2026 karena mengalami sakit. Saat itu pasien diperiksa oleh tenaga medis, diberikan obat, kemudian dipulangkan dengan anjuran agar kembali jika kondisi kesehatannya memburuk.
“Waktu pertama kali datang 13 Februari dia diperiksa dan diberikan obat, lalu kami diminta pulang. Katanya kalau sakit lagi baru datang ke rumah sakit,” kata salah satu keluarga korban.
Tribun-Papua.com
Direktur RSUD Yowari
RSUD Yowari
Info Papua Pegunungan
Info Papua
mahasiswa uncen
Asrama Mahasiswa Yahukimo
Pemkab Yahukimo
Bupati Yahukimo
Wakil Bupati Yahukimo Esau Miran
Info BPJS Kesehatan Jayapura
BPJS Kesehatan
| Mobil RSUD Yowari Terbalik Usai Antar Jenazah, Dua Petugas Luka-Luka |
|
|---|
| Evaluasi Pelayanan RSUD Yowari: Nakes di IGD Siap-Siap Rolling ke Distrik |
|
|---|
| Wamendagri Evaluasi Overload RSUD Yowari, Bupati Fokus Perbaiki SDM Petugas |
|
|---|
| Wabup Jayapura Janji Usut Dugaan Kelalaian RSUD Yowari Terkait Meninggalnya Martina Biri |
|
|---|
| Dirut RSUD Yowari Janji Telusuri CCTV untuk Ungkap Kematian Mahasiswa Yahukimo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/sadlasdkaldasdas.jpg)