Kamis, 16 April 2026

Info Sarmi

3 Nelayan Sarmi Selamat Dari Maut Saat Perahu Terbalik Dihantam Gelombang Tinggi

Peristiwa ini bermula saat tiga orang nelayan menggunakan perahu untuk mencari udang sekitar pukul 06.00 WIT. Setelah beberapa jam

Tribun-Papua.com/Anderson Esris
KECELAKAAN LAUT - Tim SAR gabungan dari Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Sarmi berhasil mengevakuasi sebuah perahu nelayan yang terbalik di perairan Sarmi, Papua, pada Selasa (14/4/2026). 3 korban selamat berhasil dievakuasi dengan dukungan warga sekitar. 
Ringkasan Berita:
  • Insiden Perahu Terbalik : Perahu bermuatan tiga nelayan pencari udang terbalik akibat dihantam gelombang tinggi di perairan Pulau Sawar.
  • Penyelamatan Korban : Ketiga nelayan berhasil selamat setelah berenang dan ditolong oleh nelayan lain yang melintas di lokasi kejadian.
  • Evakuasi Cuaca Ekstrem : Tim Basarnas dan Satpolairud sempat terkendala angin kencang saat menarik perahu namun akhirnya berhasil berkat kerja sama solid.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Anderson Esris

TRIBUN-PAPUA.COM, SARMI - Tim Basarnas dan Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Sarmi di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, berhasil mengevakuasi sebuah perahu nelayan yang terbalik di perairan itu pada Rabu (15/4/2026).

Peristiwa ini bermula saat tiga orang nelayan menggunakan perahu untuk mencari udang sekitar pukul 06.00 WIT. Setelah beberapa jam melaut, perahu tersebut dihantam gelombang tinggi saat dalam perjalanan kembali sekitar pukul 12.00 WIT di perairan Pulau Sawar hingga akhirnya terbalik.

Beruntung, ketiga nelayan yang berada di atas perahu berhasil menyelamatkan diri dengan berenang. Mereka kemudian ditolong oleh nelayan lain yang melintas di sekitar lokasi kejadian sebelum akhirnya laporan insiden disampaikan ke Satpolairud Polres Sarmi sekitar pukul 12.40 WIT.

Baca juga: OPM Dituding Tembak Warga Sipil di Puncak Papua Tengah, Satu Ibu dan Dua Anak Terluka

Mendapat laporan tersebut, Tim SAR Satpolairud langsung bergerak cepat menuju lokasi menggunakan Kapal Polisi KP. XVII-1015, dibantu oleh sejumlah nelayan setempat. Perahu yang terbalik berhasil ditemukan di perairan Bagaiserwar pada titik koordinat 01°53'59.28" S 138°47'13.42" E.

Proses evakuasi tidak berjalan mulus sebab kondisi cuaca buruk disertai angin kencang dan gelombang tinggi, menjadi kendala utama dalam upaya penarikan perahu yang terbalik. Tim pun memutuskan kembali ke dermaga untuk berkoordinasi dengan Basarnas guna memperkuat operasi penyelamatan.

Setelah koordinasi dilakukan, tim SAR gabungan kembali ke lokasi dan melanjutkan proses evakuasi. Perahu yang terbalik dibalikkan kembali, kemudian air di dalamnya dikuras agar lebih ringan dan stabil untuk ditarik ke daratan.

Berkat kerja sama yang solid antara Satpolairud, Basarnas dan para nelayan setempat, perahu akhirnya berhasil dievakuasi dan dibawa ke dermaga dalam kondisi aman. Operasi SAR pun dinyatakan selesai pada sore hari.

Baca juga: Bupati Biak Sukses Eksekusi Program Prioritas Pro Rakyat Walau Minim Anggaran

Kasat Polairud Polres Sarmi, IPDA Marthinus Allapadang, S.H, menyampaikan bahwa meskipun menghadapi cuaca ekstrem, operasi berjalan lancar dan sukses. Ia juga mengungkapkan bahwa masyarakat serta korban memberikan apresiasi atas kesigapan dan respons cepat tim SAR gabungan dalam menangani kejadian tersebut.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved