Info Sarmi
3 Nelayan Sarmi Selamat Dari Maut Saat Perahu Terbalik Dihantam Gelombang Tinggi
Peristiwa ini bermula saat tiga orang nelayan menggunakan perahu untuk mencari udang sekitar pukul 06.00 WIT. Setelah beberapa jam
Penulis: Anderson Esris | Editor: Marius Frisson Yewun
Ringkasan Berita:
- Insiden Perahu Terbalik : Perahu bermuatan tiga nelayan pencari udang terbalik akibat dihantam gelombang tinggi di perairan Pulau Sawar.
- Penyelamatan Korban : Ketiga nelayan berhasil selamat setelah berenang dan ditolong oleh nelayan lain yang melintas di lokasi kejadian.
- Evakuasi Cuaca Ekstrem : Tim Basarnas dan Satpolairud sempat terkendala angin kencang saat menarik perahu namun akhirnya berhasil berkat kerja sama solid.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Anderson Esris
TRIBUN-PAPUA.COM, SARMI - Tim Basarnas dan Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Sarmi di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, berhasil mengevakuasi sebuah perahu nelayan yang terbalik di perairan itu pada Rabu (15/4/2026).
Peristiwa ini bermula saat tiga orang nelayan menggunakan perahu untuk mencari udang sekitar pukul 06.00 WIT. Setelah beberapa jam melaut, perahu tersebut dihantam gelombang tinggi saat dalam perjalanan kembali sekitar pukul 12.00 WIT di perairan Pulau Sawar hingga akhirnya terbalik.
Beruntung, ketiga nelayan yang berada di atas perahu berhasil menyelamatkan diri dengan berenang. Mereka kemudian ditolong oleh nelayan lain yang melintas di sekitar lokasi kejadian sebelum akhirnya laporan insiden disampaikan ke Satpolairud Polres Sarmi sekitar pukul 12.40 WIT.
Baca juga: OPM Dituding Tembak Warga Sipil di Puncak Papua Tengah, Satu Ibu dan Dua Anak Terluka
Mendapat laporan tersebut, Tim SAR Satpolairud langsung bergerak cepat menuju lokasi menggunakan Kapal Polisi KP. XVII-1015, dibantu oleh sejumlah nelayan setempat. Perahu yang terbalik berhasil ditemukan di perairan Bagaiserwar pada titik koordinat 01°53'59.28" S 138°47'13.42" E.
Proses evakuasi tidak berjalan mulus sebab kondisi cuaca buruk disertai angin kencang dan gelombang tinggi, menjadi kendala utama dalam upaya penarikan perahu yang terbalik. Tim pun memutuskan kembali ke dermaga untuk berkoordinasi dengan Basarnas guna memperkuat operasi penyelamatan.
Setelah koordinasi dilakukan, tim SAR gabungan kembali ke lokasi dan melanjutkan proses evakuasi. Perahu yang terbalik dibalikkan kembali, kemudian air di dalamnya dikuras agar lebih ringan dan stabil untuk ditarik ke daratan.
Berkat kerja sama yang solid antara Satpolairud, Basarnas dan para nelayan setempat, perahu akhirnya berhasil dievakuasi dan dibawa ke dermaga dalam kondisi aman. Operasi SAR pun dinyatakan selesai pada sore hari.
Baca juga: Bupati Biak Sukses Eksekusi Program Prioritas Pro Rakyat Walau Minim Anggaran
Kasat Polairud Polres Sarmi, IPDA Marthinus Allapadang, S.H, menyampaikan bahwa meskipun menghadapi cuaca ekstrem, operasi berjalan lancar dan sukses. Ia juga mengungkapkan bahwa masyarakat serta korban memberikan apresiasi atas kesigapan dan respons cepat tim SAR gabungan dalam menangani kejadian tersebut.(*)
Tribun-Papua.com
Polres Sarmi
Sarmi
Kabupaten Sarmi
Pemkab Sarmi
Masyarakat Sarmi
kecelakaan laut
Nelayan
Kecelakaan Nelayan
| Menoken di Hari Bumi: Komunitas Adat Mamta Tanam 200 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai Sarmi Papua |
|
|---|
| Jaga Kualitas dan Stok Ikan Jelang Ramadan 2025, Kadis Perikanan Sarmi Sidak Pasar Sentral Mararena |
|
|---|
| Kerja Keras Berbuah Manis, Panwaslu Sarmi Raih Penghargaan dari Bawaslu Papua |
|
|---|
| Usai Dilantik Jadi Kepala Daerah, Dominggus-Jumriati: Tak Ada Lagi Lawan Politik di Kabupaten Sarmi |
|
|---|
| TMMD ke-123 Resmi Dibuka di Sarmi: Fokus Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/skadkaskdaskdas.jpg)