Selasa, 21 April 2026

Bupati Biak Numfor

Bupati Biak Sukses Eksekusi Program Prioritas Pro Rakyat Walau Minim Anggaran

Dalam kesempatannya, Bupati Markus Mansnembra menjelaskan bahwa sejak awal, dirinya bersama wakil bupati telah berkomitmen

Istimewa
PROGRAM PRIORITAS - Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra saat membuka Musrenbang RKPD dan Otonomi Khusus Tahun 2027, di Pantai Insumbre, Distrik Bondifuar, Selasa (14/4/2026). (Istimewa) 

Ringkasan Berita:
  • Sukses Program Awal Bupati Biak berhasil eksekusi program prioritas 100 hari meski anggaran daerah terbatas.
  • Layanan Rakyat Nyata Pemberian asuransi OAP, bus sekolah gratis, dan pasar murah telah berjalan lancar.
  • Waspada Krisis Fiskal Pemerintah daerah fokus efisiensi anggaran akibat potensi penurunan dana transfer pusat.
  • Target Otsus 2027 Musrenbang RKPD fokus pastikan Dana Otsus tepat sasaran untuk warga di ratusan kampung.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale

TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK - Bupati Biak Numfor, Provinsi Papua, Markus O. Mansnembra menyampaikan bahwa sejumlah program prioritas yang telah dicanangkan pada awal masa kepemimpinannya, berhasil direalisasikan dalam kurun waktu satu tahun, meskipun dihadapkan pada keterbatasan fiskal daerah. 

Hal itu disampaikannya saat membuka forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD dan Otonomi Khusus Tahun Anggaran 2027 sebagai bagian dari refleksi kinerja pemerintah daerah.

Dalam kesempatannya, Bupati Markus Mansnembra menjelaskan bahwa sejak awal, dirinya bersama wakil bupati telah berkomitmen menjalankan program-program prioritas dalam 100 hari kerja pertama. Program tersebut kini telah berjalan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Baca juga: Komarudin Watubun: Jangan Jadikan Lembaga Otsus Papua Lapak Politik

“Sebagaimana yang telah kami sampaikan pada pelaksanaan Musrenbang tahun lalu, dalam 100 hari kerja pertama kami akan melaksanakan beberapa kegiatan prioritas, dan itu telah terwujud, walaupun belum maksimal karena kondisi fiskal daerah yang belum membaik sampai saat ini,” ujarnya disela-sela pembukaan kegiatan Musrenbang RKPD di Pantai Insumbre, Distrik Bondifuar, Selasa (14/4/2026) kemarin

Ia menambahkan, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak, termasuk dukungan masyarakat. 

Menurut bupati, realisasi program menjadi bagian dari upaya meningkatkan pelayanan publik yang lebih responsif dengan tetap mengedepankan kebutuhan dasar masyarakat.

Baca juga: Apresiasi Perempuan Inspiratif, Horison Ultima Entrop Papua Hadirkan Promo Kartini Days Special Stay

Adapun sejumlah program yang telah dijalankan antara lain, pemberian asuransi bagi pekerja rentan OAP, bantuan duka bagi pasien Orang Asli Papua (OAP) yang meninggal di RSUD, pelaksanaan pasar murah di 19 distrik guna menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan, layanan bus sekolah gratis untuk antar jemput siswa, serta subsidi kartu tani guna mendukung aktivitas ekonomi petani.

“Program-program ini sangat mendasar dan memberikan manfaat langsung, sekaligus mengedukasi masyarakat sebagai penerima manfaat dan meningkatkan kepercayaan terhadap pelayanan pemerintah,” katanya.

Di sisi lain, bupati juga mengungkapkan kondisi keuangan daerah yang masih sangat bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Ia menyebut, rencana efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat pada tahun 2026 berpotensi menurunkan dana transfer ke daerah secara signifikan.

Baca juga: Aksi MRP Dinilai Salah Sasaran, PKB Papua Pegunungan Desak Evaluasi Sekretariat

“Kondisi ini tentu akan memberikan tekanan fiskal yang cukup tinggi dan berisiko menghambat pembangunan infrastruktur serta pelayanan publik. Karena itu, kita harus melakukan pengelolaan anggaran secara efektif dan efisien, terutama pada belanja non prioritas,” jelasnya.

Dalam konteks penyusunan RKPD 2027, pemerintah daerah akan memfokuskan perencanaan pada sektor-sektor prioritas dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. 

Ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi usulan program yang tidak memiliki kejelasan sumber pendanaan. Selain itu, seluruh pimpinan perangkat daerah diminta untuk berpikir terbuka, inovatif, serta mampu menyatukan pembangunan lintas sektor secara terarah dan akuntabel.

“Pembangunan ke depan harus mampu menjawab isu strategis dan tantangan daerah secara tepat. Untuk itu dibutuhkan sinergi, kolaborasi, dan perencanaan yang matang melalui Musrenbang ini,” pungkasnya.

Baca juga: Targetkan Prestasi Nasional, KONI Papua Rumuskan Program Strategis 2026

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved