Biak Numfor
Wabup Biak Serukan Komitmen Lawan Penyakit Serius TBC Hingga Kusta
Dalam arahannya, Wakil Bupati Jimmy C. Kapissa menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat layana
Penulis: Fiona Sihasale | Editor: Marius Frisson Yewun
Ringkasan Berita:Biak Numfor Sosialisasikan P2P untuk Perangi Penyakit Serius.Wakil Bupati meminta komitmen bersama untuk melawan tantangan penyakit seperti HIV/AIDS, TBC, Kusta, dan Gangguan Jiwa (ODGJ), yang jumlah kasusnya tinggi. Dinkes berupaya meningkatkan SPM kesehatan (saat ini 57 persen) melalui edukasi dan perluasan skrining.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale
TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR - Dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor menggelar kegiatan sosialisasi dan advokasi yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy C. Kapissa, di Grand Ballroom KSL Biak, Provinsi Papua, Rabu (5/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri juga oleh Ketua TP PKK Kabupaten Biak Numfor, Ny. Imelda Wospakrik Mansnembra, Ketua GOW Biak Ny. Renny Haryanti Kapissa, para kepala puskesmas se-Kabupaten Biak Numfor, serta perwakilan Lapas dan Balai Karantina Kesehatan.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Jimmy C. Kapissa menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat layanan kesehatan, terutama di 21 puskesmas yang ada.
Baca juga: Bupati Biak Numfor Tantang Maskapai Buka Rute Sorong
Wabup mengatakan, sosialisasi ini menjadi momentum untuk mengajak seluruh stakeholder memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat.
"Biak Numfor telah dicanangkan sebagai kota budaya, bukan hanya dari sisi seni, tetapi juga budaya hidup sehat, bersih, dan disiplin. Ini penting untuk menekan angka penyakit yang menjadi perhatian pemerintah,” ujar wabup
Ia juga mengungkapkan, beberapa penyakit masih menjadi tantangan serius di Biak Numfor seperti kusta, TBC, HIV/AIDS, dan gangguan jiwa (ODGJ).
Baca juga: Jurnalis Muda Papua Muhammad Ikbal Terbitkan Buku Kitong Punya Aksi
Berdasarkan data Dinas Kesehatan, saat ini terdapat 211 pengidap HIV (3,4 persen) dan 219 ODGJ, jumlah tertinggi di Tanah Papua.
“Kami minta semua pihak ikut mengedukasi masyarakat agar sadar dan berani berobat ke fasilitas kesehatan,” tandasnya
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Biak Numfor, Daud N. Duwiri, S.KM,. M.Kes menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Baca juga: Hari Ini 14 Distrik di Mimika Akan Diguyur Hujan Ringan
Dikatakan juga bahwa, kegiatan ini difokuskan pada penanganan HIV/AIDS, TBC, kusta, malaria, imunisasi, serta penyakit tidak menular seperti hipertensi dan gangguan jiwa.
"Capaian SPM kesehatan kita sampai September 2025 baru 57 persen. Targetnya minimal 80 persen di akhir tahun,” jelas Duwiri.
Lebih lanjut Daud menambahkan, pihaknya juga akan terus memperluas skrining dan pengobatan, termasuk menurunkan dokter spesialis jiwa ke wilayah kepulauan pada tahun 2026.
Baca juga: Judi Togel Marak di Nabire, Warga Geram: Polisi Didesak Tangkap Bandar dan Oknum Pelindung
Sementara untuk program rehabilitasi rumah singgah bagi ODGJ yang direncanakan di Puskesmas Bosnik lama diharapkan bisa terealisasi pada tahun mendatang.(*)
Tribun-Papua.com
Info Kabupaten Biak Numfor
Kabupaten Biak Numfor
Bupati Biak Numfor
Wakil Bupati Biak Numfor
Jimmy Kapissa
Penderita TBC
Penyakit Kusta
Kadinkes Biak Numfor Daud Duwiri
Dinkes Biak Numfor
| Bupati Biak Pastikan Pelantikan 3 Kepala Kampung Menunggu Kodefikasi Wilayah |
|
|---|
| Kodim 1708/BN Utus 150 Personel Bantu Pemkab Biak Bangun 5 Rumah Warga Bondifuar |
|
|---|
| 14 Kepala Kampung di Biak Kota Resmi Sertijab Untuk Amanah 8 Tahun |
|
|---|
| DPUPR Biak Numfor Gandeng Balai Jasa Konstruksi Cetak OAP Bersertifikasi |
|
|---|
| Pemkab Biak Numfor Gaungkan Emansipasi Perempuan Hingga ke 249 Kampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/sadamdasdlasdkaskdjasdjasdhashgasdada.jpg)