Senin, 18 Mei 2026

Pemkab Jayapura

Pemkab Jayapura Ingatkan Generasi Muda Mawas Diri terhadap Bahaya HIV/AIDS 

Penderita HIV/AIDS di Jayapura paling banyak terjangkit pada usia produktif dari 20 hingga 30 tahun.

Tayang:
Tribunnews.com/Putri Nurjannah Kurita
HIV/AIDS SEDUNIA - Pelaksana Tugas (Plt) Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura Yusuf Yambeyabdi (tengah) saat bersiap membagi-bagikan pita dan bunga untuk memperingati Hari AIDS Sedunia di Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura 


Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Pelaksana Tugas (Plt) Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura Yusuf Yambeyabdi mengingatkan generasi muda mawas diri terhadap penyebaran penyakit HIV/AIDS.

Yambeyabdi mengatakan, dalam rangka Hari AIDS Sedunia, Pemkab Jayapura melalui Dinas Kesehatan mensosialisasaikan data penderita HIV dan langkah-langkah mitigasi oleh pemerintah dan generasi muda terhadap tantangan global kedepan salah satunya kesadaran terhadap tinggunya kasus HIV/AIDS.

Yusuf menekankan, generasi muda memiliki tanggung jawab terhadap pembangunan, mendapat pendidikan, kesehatan, dan lingkungan yang sehat, sehingga mitigasi penyebaran virus HIV/AIDS tidak hanya diperingati di Hari AIDS Sedunia tetapi juga dilakukan secara berkelanjutan dalam setahun.

Baca juga: Papua Tengah Darurat HIV/AIDS, KPA Libatkan Gereja Sosialisasi dan Pencegahan

Dinas Kesehatan wajib mendata penderita, memastikan obat ARV tersedia secara optimal, serta mendata penyebaran ODHA di wilayah setempat.

"Dinas Kesehatan mendata yang sudah terjangkit, menginformasikan agar generasi mawas diri, tanggung jawab terhadap pembangunan. Bijaksana dengan pasangan dan pengaruh lingkungan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit atau Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Lilian Suebu mengungkap kasus HIV/AIDS per September 2025 sebanyak 5.985 kasus diantaranya 470 kasus baru dengan jumlah penderita terbanyak di wilayah Sentani Kota.

"Kasus baru tahun 2025 470 kasus, dibanding tahun kemarin 632 kasus baru. Turun 477 kasus," katanya.

Lilian menyebut kegiatan itu merupakan kolaborasi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, LSM, komunitas sebagai bentuk kepedulian terhadap kasus HIV/AIDS.

Baca juga: Penderita HIV di Biak Memilih Tidak Berobat Karena Malu

Menurut Lilian, kegiatan ini akan terus berlanjut bukan hanya di peringatan Hari AIDS Sedunia saja, tetapi pihaknya akan membuat program bersama turun ke kampung-kampung, supaya tidak ada stigma dan diskriminasi bagi ODHA atau orang dengan HIV/AIDS.

"Kita akan buat berlanjut pemutaran film, edukasi, tes HIV/AIDS. Masyarakat diharapkan tidak bisa menawarkan diri untuk tes. Kita harap promosi kita lebih kuat lagi," ujarnya.

Lebih lanjut, kata Lilian, penderita HIV/AIDS paling banyak terjangkit pada usia produktif dari 20 hingga 30 tahun.

Sebab itu pihakanya juga melibatkan, KNPI, pemuda, PMI, gencar menyuarakan kasus ini di masing-masing. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved