Pemkab Jayapura
Pemkab Jayapura Targetkan Pembangunan 14 Kampung Nelayan Merah Putih
Program ini merupakan kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI serta Danantara.
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Paul Manahara Tambunan
Ringkasan Berita:
- Program Kampung Nelayan Merah Putih ini mengusung visi Kabupaten Jayapura yakni "Kasih Mempersatukan Perbedaan".
- Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui Pemberdayaan nelayan lokal agar lebih produktif.
- Pengadaan bantuan perahu dan alat tangkap ikan modern. Mempercepat program strategis nasional di sektor kelautan dan perikanan.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita
TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Asisten II Setda, Abdul Rahman Basri, mengungkapkan saat ini pihaknya tengah memacu persiapan pembentukan Kampung Nelayan Merah Putih.
Program ini merupakan kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI serta Danantara.
Basri menjelaskan, berdasarkan usulan Bupati Jayapura, terdapat total 24 kampung di sepanjang pesisir pantai yang diproyeksikan masuk dalam program ini.
Namun, pada tahap pertama, pemerintah memprioritaskan 14 kampung terlebih dahulu.
Hingga saat ini, sebanyak 8 kampung dinyatakan telah memenuhi persyaratan administrasi dan teknis.
Baca juga: Danau Sentani Meluap, Pemkab Jayapura Salurkan 30 Ton Beras untuk Warga Terdampak
Tim terpadu yang terdiri dari unsur KKP RI, tim teknis Danantara, dan Pemkab Jayapura tengah melakukan peninjauan lapangan selama satu minggu, terhitung sejak Senin lalu hingga Sabtu mendatang.
"Kami kembali ke wilayah Demta, Muaif, dan Tarfia untuk melakukan peninjauan sesuai dengan lokasi serta sinkronisasi data dokumen yang diminta Kementerian," ujar Abdul Rahman Basri di Sentani, Kamis (16/4/2026).
Adapun 14 kampung tersebut di antaranya;
Kampung Muris Kecil, Demta, Ambora, Kamdera, Muaif, Dormena, Yewena, Kendate, Yongsu Desoyo, Ravenirara, Yokari, dan Depapre.
Abdul menjelaskan, setelah proses peninjauan lapangan, delapan kampung yang memenuhi syarat akan segera diplenokan untuk penetapan resmi.
"Apabila memenuhi syarat, maka akan ditetapkan sebagai kampung sasaran. Proses pembangunan fisik dijadwalkan mulai berjalan pada Juni 2026 dan ditargetkan berakhir pada November 2026," tegasnya.
Baca juga: Ancaman Banjir Bandang Sentani: Mengapa Bersifat Permanen dan Bisa Berulang?
Program Kampung Nelayan Merah Putih ini mengusung visi Kabupaten Jayapura yakni "Kasih Mempersatukan Perbedaan".
Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui Pemberdayaan nelayan lokal agar lebih produktif.
Pengadaan bantuan perahu dan alat tangkap ikan modern. Mempercepat program strategis nasional di sektor kelautan dan perikanan.
Pemerintah berharap program ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat agar percepatan ekonomi di sektor perikanan dapat dirasakan langsung oleh warga di sepanjang pesisir Kabupaten Jayapura. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Kepala-DLH-Kabupaten-Jayapura-Abdul-Rahman-Basri-saat-diwawancarai.jpg)