Rabu, 15 April 2026

Persipura Jayapura

Rahmad Darmawan vs Bima Sakti, Persipura Dominan Tapi Gagal Menang

Bima Sakti menjelaskan strategi timnya yang bermain lebih sabar, terutama di babak kedua, untuk meredam agresivitas Persipura.

Tribun-Papua.com/Yulianus Magai
PERSIPURA - Pelatih kepala Persipura Jayapura Rahmad Darmawan saat memberikan keterangan usai pertandingan, Sabtu (11/4/2026). Persipura Jayapura harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 0-0 melawan Persela di Stadion Lukas Enembe. 

Di sisi lain, pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, mengaku puas dengan hasil imbang yang diraih timnya di kandang Persipura.

“Kami bersyukur bisa menahan Persipura. Mereka tim yang bagus dan mengalami progres luar biasa sejak dilatih Coach RD,” ujar Bima Sakti.

Ia mengungkapkan, sejak awal timnya memang menargetkan satu poin dalam laga tersebut, mengingat kuatnya tekanan yang diberikan tuan rumah.

“Target kami memang satu poin. Kalau bisa curi gol itu bonus, tapi yang penting target tercapai,” katanya.

Bima juga menjelaskan strategi timnya yang bermain lebih sabar, terutama di babak kedua, untuk meredam agresivitas Persipura.

PERSIPURA vs PERSELA - Bertanding di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (11/4/2026) malam WIT, Persipura Jayapura harus puas dengan skor imbang tanpa gol hingga akhir laga. Skor 0-0.
PERSIPURA vs PERSELA - Bertanding di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (11/4/2026) malam WIT, Persipura Jayapura harus puas dengan skor imbang tanpa gol hingga akhir laga. Skor 0-0. (Tribun-Papua.com/Paul Manahara Tambunan)

“Kami sengaja lebih sabar dan tidak membuat kesalahan di area berbahaya, karena kami tahu Persipura akan tampil all out,” jelasnya.

Pemain Persela, Rafiud Drajat, turut mengapresiasi kerja keras timnya yang mampu bertahan dari tekanan sepanjang laga.

“Kami respek kepada Persipura. Mereka tim yang solid. Satu poin ini hasil kerja keras semua pemain,” ujarnya.

Baca juga: Tiga Laga Penentuan, Persipura Diminta Tunjukkan Jati Diri Tim Besar di Indonesia

Hasil ini membuat Persipura kembali dihadapkan pada persoalan klasik, yakni tumpulnya lini depan. Di tengah dominasi permainan, kegagalan memaksimalkan peluang membuat tim harus puas berbagi angka di kandang sendiri.

Sementara itu, bagi Persela Lamongan, satu poin di Jayapura menjadi modal penting untuk menjaga asa bersaing di papan atas dan membuka peluang menuju Liga 1.

Dengan hasil ini, duel dua pelatih berpengalaman tersebut berakhir tanpa pemenang.

Namun, kedua tim tetap menunjukkan karakter dan strategi masing-masing dalam laga yang berlangsung dengan tensi tinggi tersebut. (*)

Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved