Info Jayawijaya
SD Negeri Abuneri Jayawijaya Memprihatikan, Begini Respons Wakil Bupati Ronny Elopere
Ronny Elopere mendengar laporan dari masyarakat bahwa sekolah ini tidak pernah berjalan.
Penulis: Amatus Hubby | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan wartawan Tribun-Pqpua.com, Amatus Huby
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAWIJAYA - Wakil Bupati (Wabup) Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan Ronny Elopere meninjau kondisi sekolah Dasar (SD) Negeri Abuneri distrik piramid pada Kamis (16/10/2025).
Tujuannya untuk memastikan kondisi sekolah dan fasilitas pendidikan yang ada.
Ronny Elopere mendengar laporan dari masyarakat bahwa sekolah ini tidak pernah berjalan.
"Sehingga hari ini saya datang, makanya saya tidak kasih informasi duluan ke siapa-siapa kalau saya akan datang. Jadi, saya sempat kasih tahu kalau nanti suatu saat saya akan datang Jadi, tadi tiba-tiba saya datang ternyata benar," katanya.
Baca juga: Di Jayawijaya, Satu Guru Terpaksa Mengajar Semua Kelas Dalam Satu Ruangan
Dikatakan bahwa hasil peninjauan tersebut terbukti bahwa memang hanya satu guru yang mengajar 6 kelas, dengan mengisi semua pelajaran.
Dengan cara gabungkan semua siswa dalam satu kelas dan satu papan tulis dibagi.
"Ini sangat disayangkan karena dari tujuh guru yang aktif hanya satu guru yang mengajar. Dan ini bukan orang OAN," ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa generasi muda yang saat ini ngotot mau jadi PNS, menjadi guru dan lain-lain itu banyak tapi.
"Kita punya anak-anak sendiri saja tidak mau mendidik oleh karena itu saya sangat sedih ya lihat kondisi seperti ini, karena kami baru saja memimpin, belum satu tahun tapi melihat banyak hal yang terjadi dilapangan ini kami temukan sehingga ke depan kami akan membenahi dan merehab sekolah ini dan rumah guru," katanya.
Dia menegaskan bahwa dirinya tetap akan perhatikan sekolah ini dan di beberapa tempat yang lain juga tapi ini yang akan di perhatikan lebih dulu mulai dari semua fasilitas terutama jalan, air bersih, sengan MCK ya," katanya.
Selain itu wabup menjelaskan bahwa ruangan kelas satu dua dan tiga itu sudah rusak tidak ada meja-mejanya dan bangku-bangku juga tidak ada jadi.
"Perlu kita lakukan pembenahan-pembenahan supaya ke depan lebih bagus sekolah ini dan guru-gurunya terutama kepala sekolah itu harus ada ditempat,"tegasnya.
Demi menciptakan generasi yang cerdas kata dia mereka harus di didik dengan benar, supaya masa depan mereka cerah dan bisa berkembang ke umur dewasa sana bahkan sampai di kuliah sana.
"Melihat kondisi sekolah ini jujur saya marah karena guru hanya satu orang yang mengajar satu kelas, ini sangat disayangkan sekali, Jadi guru-guru yang dari sini, ada putra daerah, bahkan kepala sekolah sendiri, anak di sini, tapi jarang datang, jarang mengajar, ini saya berharap ke depan jangan lagi terjadi hal ini," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/sana-Wakil-Bupati-Jayawijaya-Ronny-Elopere.jpg)