Yapesli Papua
Yapesli Papua Genjot Integritas Guru saat Raker 2025, Demi Pendidikan Berkarakter
Kegiatan yang digelar di Aula SMK Yapesli Wamena, Senin, (15/12/2025), mengangkat tema pembinaan pendidikan berbasis nilai dan
Penulis: Noel Iman Untung Wenda | Editor: Marius Frisson Yewun
Ringkasan Berita:
- Raker II Yapesli: Yapesli Papua Indonesia menggelar Raker II di Wamena untuk meningkatkan kualitas kelembagaan.
- Fokus Pendidikan: Tema Raker adalah pembinaan karakter berbasis nilai dan integritas bagi generasi Papua Pegunungan.
- Tuntutan Guru: Ketua Yapesli menuntut guru bekerja dengan jujur, setia, dan penuh integritas dalam membentuk karakter siswa.
- Bahasan Internal: Raker juga berfokus pada penguatan tata kelola, AD/ART, dan pengelolaan Dana BOS.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com,Noel Iman Untung Wenda
TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA – Rapat Kerja (Raker) II Yayasan Pendidikan Sejahtera Lembah Irian (Yapesli) Papua Indonesia Tahun 2025 menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen pendidikan berkarakter bagi generasi muda Papua Pegunungan.
Kegiatan yang digelar di Aula SMK Yapesli Wamena, Senin, (15/12/2025), mengangkat tema pembinaan pendidikan berbasis nilai dan integritas.
Ketua Yayasan Yapesli Papua Indonesia, Naftali Mabel, menegaskan bahwa Raker II diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas kelembagaan yayasan sekaligus memperkuat peran pendidik dalam membina karakter peserta didik.
Baca juga: DWP Papua Pegunungan Lantik Pengurus Lanny Jaya, Fokus Generasi Emas 2045
Raker ini mengusung tema dengan subtema, “Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari jalan itu” (Amsal 22:6), yang menjadi dasar pembinaan di seluruh unit pendidikan Yapesli.
“Subtema ini menjadi landasan bagi seluruh sekolah Yapesli agar tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter anak-anak Papua Pegunungan agar memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar Naftali.
Ia menekankan bahwa guru memiliki tanggung jawab moral yang besar dalam membentuk generasi masa depan.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Papua Besok, Rabu 17 Desember 2025: Mamberamo Raya Hujan Sedang di Pagi dan Siang
Oleh karena itu, integritas, kejujuran dan tanggung jawab harus menjadi nilai utama dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.
“Guru harus bekerja dengan jujur dan setia dalam tugas. Dari pendidikan inilah akan lahir generasi Papua Pegunungan yang mampu bersaing dan berkontribusi bagi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Raker II Yayasan Yapesli Papua Indonesia, Robert A, dalam laporan panitia menjelaskan bahwa Raker II bertujuan meningkatkan pemahaman pengurus yayasan terhadap peraturan perundang-undangan, termasuk Undang-Undang Yayasan dan Organisasi Kemasyarakatan.
Baca juga: Pertamina Papua-Maluku dan Polda Evaluasi Layanan BBM serta Pelumas Tahun 2025
Selain itu, Raker II juga membahas penyusunan dan penetapan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yayasan, serta penguatan pemahaman pengelolaan keuangan sekolah, termasuk pengelolaan dana BOS reguler.
Peserta Raker II terdiri dari pembina dan pengawas yayasan tingkat provinsi dan kabupaten, pengurus yayasan, kepala sekolah, serta operator sekolah dari seluruh jenjang pendidikan di bawah naungan Yayasan Yapesli Papua Indonesia se-Papua Pegunungan.
Pendanaan kegiatan bersumber dari kontribusi unit pendidikan Yapesli di sejumlah kabupaten serta dukungan yayasan tingkat provinsi dan kabupaten. Raker II diharapkan menghasilkan rekomendasi dan program kerja yang mampu memperkuat tata kelola pendidikan dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Papua Pegunungan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/aSKASDOKASDLSAKFASFAS.jpg)