Pemkab Jayawijaya
Pemkab Jayawijaya Ingatkan Maskapai Tak Naikkan Harga Tiket Jelang Lebaran
Stabilitas harga tiket dinilai krusial untuk menjaga mobilisasi dan daya beli masyarakat di wilayah pegunungan.
Penulis: Amatus Hubby | Editor: Paul Manahara Tambunan
Ringkasan Berita:
- Wakil Bupati Jayawijaya meminta maskapai menggunakan tarif standar yang berlaku dan tidak memanfaatkan momen Lebaran untuk melambungkan harga.
- Pemerintah daerah berharap maskapai memiliki empati terhadap kondisi ekonomi warga dan mobilisasi masyarakat selama hari raya tetap lancar.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAWIJAYA — Pemerintah Kabupaten Jayawijaya di Provinsi Papua Pegunungan meminta seluruh maskapai penerbangan yang melayani rute dari dan menuju Wamena untuk tidak menaikkan harga tiket secara sepihak menjelang hari raya Idul Fitri.
Stabilitas harga tiket dinilai krusial untuk menjaga mobilisasi dan daya beli masyarakat di wilayah pegunungan.
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere menegaskan, imbauan ini berlaku bagi maskapai komersial rute utama seperti Wamena–Jayapura (PP), maupun maskapai perintis yang melayani penerbangan ke wilayah pedalaman.
Baca juga: Harga Tiket Pesawat di Papua Tengah Kerap Melambung, Lis Tabuni: Harus Disikapi Pemerintah Pusat
"Kami minta pihak maskapai tetap menggunakan tarif standar yang berlaku dan tidak memanfaatkan momentum Lebaran untuk menaikkan harga secara drastis," ujar Ronny saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (25/2/2026).
Menurut Ronny, kenaikan harga tiket yang tidak wajar akan sangat membebani ekonomi masyarakat, terutama di tengah tingginya ketergantungan warga Papua Pegunungan pada moda transportasi udara.
Ia menekankan agar maskapai memiliki empati terhadap kondisi ekonomi masyarakat setempat.
Secara khusus, Pemkab Jayawijaya memberikan atensi kepada sejumlah maskapai yang beroperasi di wilayah tersebut.
Mulai dari layanan komersial seperti Trigana Air dan Sriwijaya Air, hingga penerbangan misi dan perintis seperti Mission Aviation Fellowship (MAF).
"Jangan karena momen Lebaran, harga tiba-tiba melambung. Saya minta tarif disesuaikan dengan kemampuan warga. Jangan ada inisiatif menaikkan harga secara sepihak yang justru merugikan masyarakat umum," tegas Ronny.
Baca juga: Harga Tiket Pesawat Timika-Puncak Mahal, Pj Bupati: Ada Dugaan Pungli di Bandara Mozes Kilangin
Pemerintah daerah berharap adanya kerja sama dari pihak operator penerbangan agar mobilisasi warga selama hari raya dapat berjalan lancar tanpa terkendala biaya transportasi yang melonjak.
"Saya minta usahakan standarkanlah, sesuaikan dengan kemampuan karena hal ini merugikan warga. Jangan main harga sesuai inisiatif sendiri," tegas Ronny Elopere.
Pengawasan terhadap fluktuasi harga tiket di bandara akan terus dilakukan guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi tarif batas atas dan bawah yang ditetapkan pemerintah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/TIKET-PESAWAT-Wakil-Bupati-Jayawijaya-Provinsi-Papua-Pegunung.jpg)