Polisi Tembak Polisi
Tembak Bripka RE di Polsek Cimanggis hingga Tewas, Brigadir RT Diperiksa Intensif
Brigadir RT yang diduga menembak rekannya sendiri yaitu Bripka RE, telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya.
"Lalu, dia (Brigadir RT) menembak Bripka RE sebanyak tujuh kali tembakan pada bagian dada, leher, paha, dan perut," ungkap Argo Yuwono.
Akibatnya, Bripka RE meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah Bripka RE telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk keperluan autopsi.
"(Jenazah korban) sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri," kata Argo.
Luka Tembak
Bripka RE tewas seketika di lokasi kejadian akibat ditembak oleh rekannya sesama polisi Brigadir RT.
Sejumlah peluru bersarang di tubuh Bripka RE.
Bripka RE mengalami 7 luka tembak di bagian dada, leher, paha dan perut.
• Polisi Tembak Polisi yang Berujung Tewasnya Bripka RE Berawal dari Kasus Tawuran
Disebutkan pula bahwa senjata api yang digunakan Brigadir RT menghabisi nyawa Bripka RE adalah HS-9.
Senjata HS-9 adalah pistol semi otomatis kaliber 9 milimeter yang merupakan senjata standar anggota Polri.
Menurut Argo Yuwono, saat ini pelaku penembakan sudah diamankan polisi dan dalam pemeriksaan Propam Polda Metro Jaya.
(Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tembak Bripka RE di Polsek Cimanggis, Brigadir RT Diperiksa Intensif"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/brigadir-rt-dan-bripka-re.jpg)