Kerusuhan di Manokwari

Wapres Jusuf Kalla: Masyarakat Papua dan Pendatang Saling Butuh, Jangan Perluas Kerusuhan

Jusuf Kalla mengatakan, sejatinya masyarakat Papua dan pendatang di sana bersaudara.

Wapres Jusuf Kalla: Masyarakat Papua dan Pendatang Saling Butuh, Jangan Perluas Kerusuhan
(Kompas.com/Hotria Mariana)
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri peringatan Hari Konstitusional Nasional di Komplek Parlemen MPR DPR DPD RI, Jakarta, Minggu (18/8/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta masyarakat tidak memperluas kerusuhan yang terjadi di Manokwari, Papua Barat.

Ia meminta masyarakat kembali ke rumah masing-masing.

Kalla pun menyesalkan berbagai tindakan anarkistis yang mengakibatkan masyarakat khawatir, terutama para pendatang.

Jusuf Kalla mengatakan, sejatinya masyarakat Papua dan pendatang di sana bersaudara.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian Sebut Situasi di Manokwari Berangsur Kondusif

Masyarakat Papua dan pendatang dari luar saling membutuhkan.

"Pendatang itu umumnya pengusaha eceran di pasar, atau tukang-tukang, guru. Semuanya di situ datang justru untuk bekerja sama dan melayani juga seluruh masyarakat," ujar Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (19/8/2019).

"Bahwa mereka (pendatang) khawatir, pastilah. Sejauh yang saya baca, mengikuti, juga tidak ada masalah dengan mereka," ucap Kalla.

Kalla pun meminta pihak terkait seperti polisi dan kepala daerah terkait menjelaskan kejadian tersebut secara gamblang.

Kapolri Sebut Ada Pihak yang Menginginkan Terjadinya Kerusuhan di Papua: Mereka Sebar Foto Hoaks

Dengan demikian, masyarakat justru tak berasumsi berdasarkan berita hoaks.

"Jadi perlu ada klarifikasi dan keterbukaan semua pihak," ucap Jusuf Kalla.

Halaman
12
Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved