Kerusuhan di Manokwari
Polda Jatim Usut Kasus Ucapan Rasialis terhadap Mahasiswa Papua
Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengatakan, akan menyelidiki ucapan rasialis yang dilakukan oknum tertentu kepada mahasiswa Papua di Surabaya.
TRIBUNPAPUA.COM, SURABAYA - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Luki Hermawan mengatakan, akan menyelidiki ucapan rasialis yang dilakukan oknum tertentu kepada mahasiswa Papua di Surabaya.
Ia menyampaikan, Polda Jawa Timur saat ini tengah mendalami dugaan makian bernada rasial yang terekam dalam beberapa video yang viral di media sosial.
"Kita lagi selidiki dan kita akan komunikasikan dengan pihak-pihak instansi terkait," kata Luki, Selasa (20/8/2019).
Menurut Luki, pihaknya juga mengumpulkan sejumlah saksi dan telah meminta keterangan terkait adanya ucapan rasial tersebut.
• Mahasiswa Papua di Jakarta Tak Terpengaruh Kerusuhan di Manokwari
Selain itu, pihaknya juga memastikan akan terus mendalami dugaan perusakan dan pembuangan bendera Merah Putih ke dalam selokan.
"Sudah. Pemeriksaan saksi-saksk terkait bendera dan lainnya sudah kami periksa," ujar Luki.
Sebelumnya, Kepala Polrestabes Surabaya Kombes Sandi Nugroho mengatakan, sebanyak 43 mahasiswa Papua telah dipulangkan ke asrama mahasiswa Papua pada Minggu (18/8/2019) dini hari.
Sandi menyampaikan, 43 mahasiswa tersebut telah menjalani pemeriksaan di Polrestabes Surabaya dan kembali ke asrama mereka di Jalan Kalasan, Surabaya, pada pukul 00.00 WIB.
• Mahasiswa Papua di Sumatera Selatan Minta Penyebar Hoaks Penyebab Kerusuhan Ditangkap
Luki menambahkan, polisi tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan menunggu kasus itu berjalan hingga menemukan fakta yang gamblang.
"Kita ada asas praduga tak bersalah dan memang kita lakukan pendataan (mahasiswa Papua) dan sudah kita kembalikan ke asrama, karena situasinya sudah kondusif," tutur Luki.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 43 mahasiswa asal Papua dibawa ke Mapolrestabes Surabaya.
Mereka dibawa setelah polisi menembakkan gas air mata dan menjebol pintu pagar asrama mahasiswa Papua, Sabtu (17/8/2019) sore.
• Polisi Buru Pelaku Rasisme terhadap Mahasiswa Papua di Surabaya, Video Viral Jadi Kunci
Puluhan mahasiswa Papua tersebut diangkut dan dimasukkan ke dalam truk oleh aparat kepolisian.
Wakil Kepala Polrestabes Surabaya AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, mahasiswa Papua tersebut dibawa untuk kepentingan pemeriksaan.
Situasi asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, Jawa Timur, saat itu memang mencekam, setelah sejumlah anggota organisasi masyarakat mendatangi asrama mahasiswa Papua tersebut.
