Kerusuhan di Papua

Cerita Mahfud MD soal Gus Dur dan Matahari Terbit Pertama pada 2001 di Papua: Pendekatan dari Hati

Mahfud MD teringat dengan Presiden ke-5 RI, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur saat membahas Papua di acara 'Indonesia Lawyers Club (ILC)'.

Cerita Mahfud MD soal Gus Dur dan Matahari Terbit Pertama pada 2001 di Papua: Pendekatan dari Hati
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO
Mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mendengarkan pertanyaan wartawan saat menyampaikan "Catatan Kritis Akhir Tahun" di Jakarta, Selasa (26/12/2006). 

TRIBUNPAPUA.COM - Pakar Tata Hukum Negara, Mahfud MD teringat dengan Presiden ke-5 RI, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur saat membahas Papua di acara 'Indonesia Lawyers Club (ILC)' pada Selasa (3/9/2019).

Mahfud MD teringat sosok Gus Dur lantaran sejumlah bintang tamu yang hadir di ILC berulang kali menyebut mantan presiden RI tersebut.

"Nah saudara saya teringat Gus Dur tadi disebut-sebut Mas Yorris dan lain-lain," ungkap Mahfud MD dikutip TribunWow.com dari channel Youtube Indonesia Lawyers Club pada Rabu (4/9/2019).

Mahfud MD kemudian membeberkan kisah haru Gus Dur saat melakukan pendekatan dengan rakyat Papua.

 

Pada tahun baru 2001, Gus Dur rela terbang ke bumi Cendrawasih hanya untuk melihat matahari terbit pertama bersama rakyat Papua.

Mahfud MD: Referendum Itu Sudah Tidak Mungkin bagi Papua

"Gus Dur itu pendekatannya dari hati coba, coba apa tidak terharu ketika suatu saat mengumumkan Presiden Republik Indonesia akan berakhir tahun di Papua karena ingin melihat matahari terbit yang pertama tahun 2001," tutur Mahfud MD.

Menurut Mahfud MD, orang Papua bisa melihat ketulusan yang dilakukan Gus Dur bagi mereka.

"Padahal Gus Dur ndak bisa lihat matahari, tapi dia karena cinta pada Papua itu, pendekatan hati, saya mau lihat matahari pertama terbit di Indonesia pada tahun ini ya."

"Tanggal 31 berangkat, pagi dia sudah duduk nunggu matahari terbit, dia ndak bisa lihat matahari. Tapi rakyat Papua tahu ini hati," jelasnya.

Tak hanya itu, Gus Dur bahkan juga memperbolehkan bendera Bintang Kejora berkibar dengan catatan tertentu.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved