Kerusuhan di Papua

Otoritas Australia Bisa Usir Veronica Koman Jika Paspornya Dicabut Imigrasi

Yasonna H Laoly menyatakan aktivis Papua, Veronica Koman dapat diusir pihak Australia jika paspornya dicabut imigrasi.

Otoritas Australia Bisa Usir Veronica Koman Jika Paspornya Dicabut Imigrasi
TribunJatim.com
Veronica Koman yang Jadi Tersangka Kasus Hoaks Rusuh Papua. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNPAPUA.COM, JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly menyatakan aktivis Papua, Veronica Koman dapat diusir pihak Australia jika paspornya dicabut imigrasi. 

"Bukan ekstradisi, diusir dia di sana karena tidak punya ini (paspor)," ujar Yasonna di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Menurutnya, pihak imigrasi telah menerima surat dari Polda Jawa Timur terkait pencabutan paspor Veronica, dimana saat ini sedang dibahas di Dirjen Imigrasi Kemenkumham.

Deretan Janji Jokowi untuk Papua dan Papua Barat

"Nanti kita lihat dulu perkembangnnya, kita lihat saja," ucap Yasonna. 

Politisi PDIP itu pun menilai, pemerintah tidak bisa langsung menjemput paksa Veronica dari Australia. 

"Di negara lain, mana bisa (jemput paksa)," kata Yasonna. 

Ditjen Imigrasi Lakukan Proses Pencabutan Paspor Veronica Koman

Diketahui, mekanisme pencabutan paspor diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. 

Dalam Pasal 31 ayat (2) disebutkan menteri luar negeri atau pejabat imigrasi berwenang mencabut paspor.

Secara eksplisit tata cara pencabutan atau penarikan paspor diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 8 Tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor. Tata cara ini tertuang dalam Pasal 25 sampai Pasal 29.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Veronica Koman Bisa Diusir Otoritas Australia Jika Paspornya Dicabut

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved