Breaking News:

Kerusuhan di Papua

Polisi Klaim 6 Mahasiswa Papua Pengibar Bintang Kejora Dapat Fasilitas Memadai di Rutan Mako Brimob

Polisi sebut 6 tersangka kasus pengibaran bendera bintang kejora yang ditahan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, mendapatkan fasilitas sesuai SOP

(Dokumentasi Polda Metro Jaya)
enam tersangka dalam kasus pengibaran bendera bintang kejora yang ditahan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jakarta Barat 

TRIBUNPAPUA.COM, JAKARTA - Enam tersangka dalam kasus pengibaran bendera bintang kejora yang ditahan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jakarta Barat mendapatkan fasilitas sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada Kompas.com, Jumat (20/9/2019).

Menurut Argo, enam tersangka itu ditahan di ruangan berukuran 7x5 meter.

Dituduh Halangi Kuasa Hukum Bertemu Kliennya Tersangka Pengibar Bintang Kejora, Ini Pembelaan Polisi

Bahkan, Argo telah mengunjungi mereka untuk memastikan fasilitas yang didapatkan di Rutan Cabang Salemba, Mako Brimob Kelapa Dua.

"Tadi pukul 13.45 WIB, saya didampingi Kasubdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan pengecekan di sel tahanan keenam tersangka makar di Rutan Cabang Salemba Mako Brimob Kelapa Dua," kata Argo.

"Setiap ruang tahanan dilengkapi fasilitas kamar mandi. Ada juga kipas angin besar di lorong kamar," lanjutnya.

Gelar Aksi Damai, Mahasiswa Papua di Bali Minta Pembawa Bendera Bintang Kejora di Jakarta Dibebaskan

Selain itu, Argo menambahkan, para tersangka juga dapat beribadah sesuai kepercayaan yang dianutnya.

"Ruang tahanan juga ada kasur busa dan mereka juga dibelikan alkitab untuk berdoa," ujar Argo.

Untuk diketahui, polisi telah menetapkan enam tersangka terkait pengibaran bendera Bintang Kejora saat aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta pada 28 Agustus lalu.

Tangkap Tersangka Pengibar Bendera Bintang Kejora, Polisi Klaim Pakai Cara Humanis

Salah satu tersangka adalah Juru Bicara Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP), Paulus Suryanta Ginting (PSG).

Keenam tersangka dijerat pasal makar sebagaimana tercantum dalam Pasal 106 dan 110 KUHP.

(Rindi Nuris Velarosdela)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Sebut Enam Mahasiswa Papua Dapat Fasilitas Memadai di Rutan Mako Brimob"

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved