Tegaskan Tak Ada Agenda Bahas Referendum Papua di PBB, JK: Jangan Lupa Papua Itu Hasil Resolusi PBB

Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla menegaskan bahwa tidak ada pembahasan tentang referendum Papua selama berlangsungnya Sidang Umum PBB 2019.

KOMPAS.com/ MOH NADLIR
Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika ditemui di kantor wakil presiden RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (6/2/2018). 

TRIBUNPAPUA.COM - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla menegaskan bahwa tidak ada pembahasan tentang referendum Papua selama berlangsungnya Sidang Umum PBB 2019.

JK membantah info yang menyebut adanya penolakan dari PBB terhadap usulan negara-negara Asia Pasifik terkait referendum Papua.

"Tidak ada. Tidak ada agenda itu. Negara-negara Pasifik beberapa sudah berbicara. Ada Palau, Fiji, Kiribati, dan Tonga, dan tetap tidak ada agenda."

"Kami juga tidak menganggap tuntutan yang sangat besar untuk kita bicara di sidang umum ini," kata wapres kepada wartawan di New York.

Mendagri Minta Kepala Daerah di Papua dan Papua Barat Kedepankan Dialog untuk Tekan Risiko Konflik

JK mengingatkan bahwa Papua bergabung dengan Indonesia merupakan hasil resolusi PBB.

"Jangan lupa bahwa Papua itu hasil dari resolusi PBB. Jangan lupa itu. Jadi justru Papua itu diketok di sini. Itu penting untuk diketahui."

"Berbeda dengan Timor Timur, itu tidak diketok di PBB. (Sedangkan Papua) ini diketok di Resolusi," tambah JK menegaskan.

Sementara itu salah seorang anggota delegasi Indonesia, dalam Sidang Umum PBB, memaparkan tanggapannya atas pernyataan Vanuatu, yang kembali mengungkit isu Papua di hadapan Majelis Umum PBB.

Dalam pernyataannya, Indonesia menyampaikan bahwa Papua akan selalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jamin Keselamatan Tenaga Medis di Wamena Papua, Polisi Siap Beri Pengawalan

"Papua adalah, telah, dan akan selalu menjadi bagian dari Indonesia," kata Rayyanul Sangadji, Perutusan Tetap RI New York.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved