ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Kerusuhan di Papua

Cerita Pengungsi Kerusuhan Wamena, Loncat dari Atap 3 Meter saat Rumah Dibakar: Kita Tak Bisa Keluar

Muhammad Qoimuddin dan sejumlah kerabatnya, Senin (30/9/2019) sudah kembali di tengah-tengah keluarganya. Ia ceritakan detik-detik kerusuhan di Wamena

Editor: mohamad yoenus
(KOMPAS.com/A. FAIZAL)
Pengungsi Wamena saat transit di Surabaya, Minggu (29/9/2019) sore. 

Qoimuddin mengaku memilih kabur dan tidak melawan, karena jumlah massa yang cukup banyak.

"Massanya ratusan, ada yang pakai seragam, sepertinya orang tua, tapi pakai seragam," ujarnya.

Ashari, pengungsi lainnya mengatakan, kabur lewat atap adalah pilihan terakhir.

 Heran Penyebab Kerusuhan di Wamena, Komnas HAM: Sudah Diselesaikan Kok Tiba-tiba Bisa Meledak?

"Kita tidak bisa keluar. Pintu saya kasih batu, biar tidak bisa dibuka, dan kami loncat dari atap rumah menuju belakang rumah. Tingginya lebih dari 3 meter," ujarnya.

Qoimudin dan Ashari kini kehilangan mata pencahariannya sebagai tukang ojek di Wamena.

"Saya tidak tahu lagi setelah ini bagaimana, yang penting menyelamatkan nyawa dulu," ujarnya.

Keduanya sudah sejak 6 tahun lalu merantau ke Wamena untuk bekerja sebagai tukang ojek.

Di sana, keduanya indekost di rumah milik warga yang juga pendatang.

 Berawal dari Salah Paham Ucapan Guru, Ini Kronologi Lengkap Kerusuhan di Wamena Versi Komnas HAM

Tanggapan Khofifah

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, saat ini mengaku masih berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mendata warga Jawa Timur yang masih ada di Wamena.

"Saat ini masih didata berapa yang masih ada di sana," jelasnya.

Pihaknya dengan instansi terkait saat ini sedang membicarakan tentang pekerjaan pengganti para pengungsi agar tetap berpenghasilan meski sudah tidak lagi di Wamena.

"Yang pasti saat ini, kita sama sama harus menjaga suasana tetap kondusif, karena bagaimanapun juga, ini adalah bagian dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara," ucap mantan Menteri Sosial ini.  (Kontributor Surabaya, Achmad Faizal)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Pengungsi Wamena, Loncat dari Atap saat Kosnya Dibakar Massa"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved