Selasa, 2 Juni 2026

PSU Papua

PHDI Ajak Warga Tidak Menyebar Isu Provokasi PSU Papua

Ketua PHDI Provinsi Papua I Komang A.Wardhana melalui siaran persnya yang diterima Tribun-Papua.com, Selasa, (25/8/2025) mengatakan, tahapan PSU sejak

Tayang:
Tribun-Papua.com/tangkapan layar video wawancara narsum
PSU PAPUA - Ketua PHDI Provinsi Papua I Komang A.Wardhana ketika wawancara, Selasa, (25/8/2025). Ia mengajak warganya menerima apapun keputusan MK terkait hasil PSU Papua, dengan hati damai dan tidak terprovokasi. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marius Frisson Yewun

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Papua mengajak warga Hindu di 8 kabupaten dan 1 kota, tidak menyebar isu provokasi, jelang proses gugatan dan pengumuman hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) gubernur dan wakil gubernur Papua.

Ketua PHDI Provinsi Papua I Komang A.Wardhana melalui siaran persnya yang diterima Tribun-Papua.com, Selasa, (25/8/2025) mengatakan, tahapan PSU sejak 6 Agustus 2025 sudah berjalan lancar dan aman, sehingga kondisi ini harus terus dipertahankan.

Baca juga: PCNU Kota Jayapura Imbau Warga Menjaga Keharmonisan Antarumat

“Saya mengajak marilah umat sedharma dan masyarakat Papua pada umumnya, kita bersinergi, bahu-membahu dan menghindari berita hoax atau provokatif yang akan menyengsarakan masyarakat Papua pada umumnya,” ujar I Komang.

Walaupun saat ini sedang berlangsung proses gugatan dari satu pasangan calon gubernur terhadap pasangan lain di Mahkamah Konstitusi (MK), dirinya mengapresiasi penyelenggara, aparat keamanan dan masyarakat yang menciptakan Papua aman.

Baca juga: Kejati Papua Seminar DPA yang Merupakan Penyelamatan Aset Tanpa Persidangan

“Kita tahu bahwa PSU berlanjut ke MK dan masing-masing calon akan menyampaikan fakta dan data, sehingga apa yang menjadi keputusan MK perlu kita hormati,” ujarnya.

Ia menilai bahwa tahapan PSU merupakan proses melelahkan bagi sebagian pihak, sehingga masyarakat harus mendukung keputusan MK nantinya. 

Baca juga: 500 Karyawan PTFI Warnai HUT RI Dengan Tari Kolosal “Bergerak Bersama dari Hulu ke Hilir”

“Harapan kami, hasil yang disampaikan nanti adalah yang terbaik,”pungkas dia.

Untuk diketahui bahwa KPU Provinsi Papua telah mengumukan hasil PSU gubernur dan wakil gubernur Papua dimenangkan oleh pasangan Mathius Derek Fakhiri-Aryoko Rumaropen.

Baca juga: Kembalikan Rp 10 Miliar ke Jaksa, Ketua Harian PB PON XX Papua Malah Tidak Ditetapkan Tersangka

Namun pasangan lawan Benhur Tommy Mano-Constant Karma, merasa keberatan sehingga mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan hingga kini masih dalam proses, sebab MK belum memutuskan siapa pemenang.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved