Breaking News:

Kerusuhan di Papua

Banyak Warga Jabar yang Pilih Bertahan di Papua, Hidupkan Ekonomi dan Bangun Wamena Pasca-kerusuhan

Reggi pun belum dapat memastikan berapa jumlah warga Jabar yang memilih tidak pulang ke kampung halaman tersebut.

Editor: Sigit Ariyanto
HANDOUT
Pembersihan puing kerusuhan di Pasar Wouma, Wamena, oleh personel TNI dari Kodim 1702/Jayawijaya bersama polisi dan masyarakat, Jumat (4/10/2019). 

Sementara itu, pemulangan ratusan warga asal Jawa Barat di Wamena, Papua, akan dilakukan dalam dua tahap atau gelombang.

Selain mereka yang menginginkan kembali ke Jawa Barat, banyak di antaranya yang memilih bertahan Tanah Papua.

Untuk tahap pertama sebanyak 54 orang warga Jabar yang berada di Wamena akan dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing, Selasa (8/10/2019).

"Masih ada yang datang dari Wamena, datanya masih update terus ya. Tapi yang dipastikan akan pulang itu sekitar 54 orang, itu rencananya selasa pulang. Kita prioritaskan kelompok rentan, perempuan, ibu hamil, lansia, anak kecil, difabel," ujar Reggi saat dihubungi, Minggu (6/10/2019).

 Ekonomi di Wamena Mulai Menggeliat Pascarusuh, Namun Harga Makanan Mahal, 1 Ekor Ayam Rp600 Ribu

Adapun warga yang memilih dievakuasi untuk kembali ke Jabar, sebagian mengalami trauma setelah terjadi konflik sosial di Wamena.

Dia menyampaikan pemerintah setempat juga sedang melakukan trauma healing kepada warga Jabar tersebut.

Terlebih, lanjut dia, trauma banyak dialami oleh perempuan.

Karena itu, sebelum kembali ke Jabar mereka mendapatkan penyembuhan untuk menghilangkan trauma yang dialami.

"Ada satu korban warga Jabar, kepala dibacok, baru keluar rumah sakit. Rencananya juga ikut pulang," katanya.

(Sam)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Warga Asal Jabar di Wamena akan Dipulangkan dalam Dua Gelombang, Ada yang Kena Bacok di Kepala

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved