Breaking News:

Kerusuhan di Papua

Ekonomi di Wamena Mulai Menggeliat Pascarusuh, Namun Harga Makanan Mahal, 1 Ekor Ayam Rp600 Ribu

"Ekonomi mulai hidup. Tapi ya begitu harga dari satu ekor ayam sampai Rp 600 ribu. Penyetan lele Rp 80 ribu," pungkasnya.

(KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)
Usai kerusuhan di Kota Jayapura, Papua, pada 29 Agustus 2019, pada Sabtu (31/08/2019) pagi aktifitas masyarakat sudah mulai pulih. Pasar tradisional, SPBU mulai beroperasi. Masyarakat, petugas kebersihan hingga Polisi mulai melakukan aksi bersih-bersih di jalanan 

"Ini belum selesai, masih ada peran dari warga yaitu sisi psikologi dan juga ekonomi. Karena mereka pulang dari Wamena tanpa membawa apa-apa. Itu yang perlu kita perhatikan," pesannya.

Kholaf pun mengimbau masyarakat untuk terus membantu, terlebih dalam hal menyaring informasi.

"Kami mengimbau masyarakat atau semua elemen untuk menyaring berita yang sifatnya provokasi.

Karena kita akan terus menyiarkan perdamaian. Wamena damai, Papua damai dan sebagainya," ucap Kholaf.

"Selain itu terhadap Pemprov yang warganya pulang, bahwa ada PR selanjutnya penanganan psikososial dan juga ekonomi masyarakat tersebut," tutupnya.

Bantu Masyarakat yang Terdampak Kerusuhan Wamena, Kemensos Gelontorkan Rp3,5 Miliar

Kisah Nurul Hayat Mendampingi Warga Jatim di Ambon dan Wamena

Melalui program Sigap aksi tanggap bencana, Nurul Hayat turut mendampingi dan menyalurkan bantuan untuk warga Jatim yang saat iniberada di Ambon dan Wamena.

Kholaf Hibatulloh, selaku Direktur Program Nurul Hayat, sebagai lembaga amil zakat membeberkan situasi terkini dari wilayah terdampak gempa di Ambon, dan wilayah terdampak krisis sosial Wamena.

"Dengan ribuan pengungsi itu petugas di sana sangat sedikit.

Sehingga kami mengambil sisi di mana yang kekurangan itu.

Halaman
1234
Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved