Breaking News:

Kerusuhan di Papua

Sebut Tak Ada Lagi Warga Eksodus dari Wamena, Pangdam Cenderawasih: Kini Kita Fokus Pulihkan Situasi

Pangdam XVII/ Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab, mengatakan, saat ini sudah tidak ada lagi warga yang eksodus dari Wamena Jayawijaya.

Tribun Medan/istimewa
Mayjen Herman Asaribab kini menjabat Pangdam XVII Cendrawasih 

TRIBUNPAPUA.COM - Pangdam XVII/ Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab, mengatakan, saat ini sudah tidak ada lagi warga yang eksodus dari Wamena, Jayawijaya, Papua.

Saat ini, aparat keamanan TNI-Polri sedang berupaya memulihkan situasi Wamena pascakerusuhan yang terjadi 23 September lalu, agar warga tidak lagi meninggalkan Wamena.

"Yang ada adalah bagaimana kita saat ini berupaya memulihkan situasi di kota Wamena," kata Asaribab di Timika, Selasa (8/10/2019).

Pemkab Jayawijaya akan Minta Pembatasan Penerbangan Hercules ke Wamena untuk Tekan Eksodus

Pada Selasa pagi, Pangdam XVII/ Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab, Pangkoarmada III Laksda TNI I Nyoman Gede Ariawan, Pangkoopsau III Marsda TNI Andyawan Martono, Danlantamal XI/Merauke Brigjen TNI (Mar) Lukman, dan Wakapolda Papua Brigjen Pol Jacobus Marjuki, mengunjungi pengungsi dari Wamena dan Ilaga.

Selain bertatap muka dengan para pengungsi yang ditampung di Sekretariat Persekutuan Pemuda Toraja Mimika, mereka juga memberikan bantuan.

Minta Warga Tak Eksodus Tinggalkan Wamena, Kapolda Papua: Jangan Takut, Kami akan Selalu Melindungi

Kepada wartawan, Pangdam mengatakan, kedatangannya mengunjungi pengungsi sebagai bentuk perhatian terhadap warga negara yang mengalami musibah.

"Kami datang mewakili pemerintah daerah hingga pusat. Kita mau melihat permasalahan yang dihadapi saudara-saudara kita, sehingga tanggung jawab kami melanjutkan penanganan yang mungkin belum teratasi," kata Asaribab.

(Kontributor Kompas TV Timika, Irsul Panca Aditra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pangdam Cenderawasih Sebut Sudah Tak Ada Lagi Warga Eksodus dari Wamena

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved