Kerusuhan di Papua

Bupati Jayawijaya: ASN yang Terbukti Terlibat dalam Kerusuhan Wamena akan Dipecat

Bupati Kabupaten Jayawijaya menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti terlibat dalam kerusuhan Wamena bakal dipecat.

Bupati Jayawijaya: ASN yang Terbukti Terlibat dalam Kerusuhan Wamena akan Dipecat
(Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)
Sepuluh kantor pemerintahan rusak pascra kerusuhan Wamena 

TRIBUNPAPUA.COM - Bupati Kabupaten Jayawijaya, John Richard Banua menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti terlibat dalam kerusuhan Wamena pada 23 September 2019, bakal dipecat.

“Sebagai bupati, saya mendukung langkah Kepolisian dalam mengusut tuntas kasus kerusuhan 23 September lalu. Kalau ada ASN yang terlibat, harus di proses dan bila terbukti, saya tidak segan-segan untuk memberhentikannya atau memecat,” ujar Banua, Kamis (17/10/2019).

Cerita Pengungsi saat Wamena Rusuh: Saya Lempar Anak ke Kali, Banyak Sekali Massa Bawa Panah

Ada sejumlah ASN yang ditahan Polres Jayawijaya karena diduga teribat dalam kerusuhan Wamena.

“ASN yang kini ditahan polisi akan dipecat,” kata Banua.

Tersangka Kerusuhan Wamena Bertambah Jadi 14 Orang

Sebelumnya diberitakan Kompas.com, jumlah tersangka kerusuhan di Wamena bertambah menjadi 14 orang dari sebelumnya 13 orang, di mana 3 di antaranya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Wajah dan Kaki Siswa SMP Wamena Alami Luka Bakar karena Tolak Ikut Demo: Sa Sudah Tidak Takut Lagi

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, penambahan 1 tersangka berdasarkan hasil pengembangan yang dilakukan penyidik.   

Selain itu, berdasarkan hasil monitoring dari kamera pengawas (CCTV), foto, dan video.

"Kemarin 1 tersangka lagi ditetapkan sehingga jumlah tersangka bertambah 14 orang," kata Kapolda di Timika, Rabu (9/10/2019). (*)

Editor: Astini Mega Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved