Polemik Rizieq Shihab, Mengaku Dicekal hingga Merasa Diasingkan Indonesia

Pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Shihab disebut belum bisa kembali ke Indonesia karena dicekal Arab Saudi.

Polemik Rizieq Shihab, Mengaku Dicekal hingga Merasa Diasingkan Indonesia
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Pimpinan Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab tiba di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umun, Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017). 

TRIBUNPAPUA.COM - Pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Shihab disebut belum bisa kembali ke Indonesia karena dicekal Arab Saudi.

Menurut Rizieq, pencekalan terhadap dirinya itu atas permintaan pemerintah Indonesia.

Hal itu ia sampaikan dua kali. Pertama, ia menyampaikan lewat video yang ditayangkan di kanal televisi milik FPI, Front TV, saat Rizieq menyampaikan sambutan dalam acara peringatan maulid Nabi Muhammad SAW.

Video itu diunggah pada 8 November 2019.

Minta Pemerintah Lebih Proaktif Pulangkan Rizieq Shihab, Bachtiar Nasir: Dia Punya Hak untuk Kembali

Kemudian, Rizieq kembali mengungkapkan keinginannya kembali ke tanah air dalam Acara Reuni Akbar 212 di Monas pada Senin, (2/12/2019).

Rizeq sudah lebih dari dua tahun berada di Arab Saudi. Ia pun selalu mengungkapkan keinginannnya untuk pulang ke Indonesia.

Saat itu, Rizieq bertolak ke luar negeri saat dirinya dikaitkan dengan kasus chat mesum dengan seorang wanita.

Ia juga dilaporkan hingga jadi tersangka karena dianggap menghina Pancasila atas laporan Sukmawati Soekarnoputri.

Dua kasus itu pun kini telah dihentikan kepolisian dengan keluarnya surat penghentian penyidikan (SP3) dari Polri. Status tersangkanya pun gugur.

Kepergian Rizieq lantas menimbulkan tanda tanya dan berbagai dugaan, salah satunya ketakutan akan menghadapi masalah hukum.

Soal Polemik Rizieq Shihab, Mahfud MD: Saya Sudah Bicara dengan Kedubes, Dia Tak Pernah Datang

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved