Riwayat Kepergian Rizieq Shihab dari Indonesia ke Arab Saudi hingga Munculnya Polemik Pencekalan

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab sudah 2 tahun 7 bulan berada di Arab Saudi setelah meninggalkan Indonesia pada 26 April 2017.

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Pimpinan Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab tiba di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umun, Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017). 

TRIBUNPAPUA.COM - Tiga kali Reuni 212 digelar dan tiga kali pula Rizieq Shihab absen.

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu sudah 2 tahun 7 bulan berada di Arab Saudi setelah meninggalkan Indonesia pada 26 April 2017.

Kompas.com merangkum riwayat "pelarian" Rizieq di Arab Saudi.

Pelarian Rizieq terjadi setelah merebaknya kasus chat mesum yang dituduhkan padanya dan seorang perempuan bernama Firza Husein, awal 2017 lalu.

Firza merupakan satu dari 11 orang yang ditangkap polisi pada edisi pertama 212, 2 Desember 2016 karena dituduh makar.

Minta Pemerintah Lebih Proaktif Pulangkan Rizieq Shihab, Bachtiar Nasir: Dia Punya Hak untuk Kembali

1. 28 Januari 2017

Konten-konten berupa video, foto, dan rekaman suara mesum dengan Firza yang dituduhkan pada Rizieq beredar.

Dua hari berselang, Rizieq dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Aliansi Mahasiswa Antipornografi. Dalam perjalanannya, Rizieq mengatakan bahwa kasus ini sarat rekayasa.

2. 25 April 2017

Rizieq mangkir dari agenda pemeriksaan Polda Metro Jaya. Ketua Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Pawiro menyebut, Rizieq ada "urusan yang belum bisa ditinggal".

Halaman
1234
Editor: mohamad yoenus
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved