Terjadi 23 Kasus Penembakan oleh KKB di Papua Selama 2019, Ada 20 Korban dari Warga Sipil dan Aparat

Polda Papua menyebut, selama 2019, terjadi 23 kasus penembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di sejumlah wilayah di Papua.

Terjadi 23 Kasus Penembakan oleh KKB di Papua Selama 2019, Ada 20 Korban dari Warga Sipil dan Aparat
(Dok Humas Polda Papua)
Mobil yang digunakan 5 orang KKB yang sebelumnya terlibat baku tembak di Pasar Ajibana, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Jumat (23/08/2019) 

TRIBUNPAPUA.COM - Polda Papua menyebut, selama 2019, terjadi 23 kasus penembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di sejumlah wilayah di Papua.

"Kasus tersebut terjadi di wilayah Polres Puncak Jaya, Polres Jayawijaya, Polres Mimika dan Polres Paniai," ujar Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw, di Jayapura, Sabtu (28/12/2019).

2 TNI Gugur Ditembak KKB di Papua, Kapuspen Pastikan TNI Tak Terpancing: Kita Tak akan Ikut Brutal

Total dari kasus-kasus tersebut jatuh 20 korban meninggal dunia, baik dari masyarakat sipil maupun aparat TNI/Polri.

"Anggota TNI meninggal dunia sebanyak 8 orang, anggota Polri 2 orang, dan masyarakat 10 orang," kata dia.

Paulus mengungkapkan pada 2019 muncul kelompok KKB baru yang mulai beraksi mengganggu situasi keamanan.

Egianus Kogoya

Nama Egianus Kogoya ia sebut sebagai kelompok baru yang muncul pada akhir 2018 dan semakin sering melakukan aksinya di 2019.

Kisah Aparat Kampung Leus Murib Berani Usir Pimpinan KKB Egianus Kogoya yang Sempat Berontak

"Muncul muka-muka baru, Egianus Kohoya kita kategorikan muka baru yang bisa mengorganisir kekuatan sedemikian rupa yang hingga kini kita tengah berupaya atasi," tutur Paulus.

Pada 2020, ia memastikan Polda Papua akan terus meningkatkan sinergitas dan keterpaduan dengan stakeholder dan para tokoh guna menciptakan situasi keamanan yang kondusif.

(Kompas.com/Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Selama 2019 Terjadi 23 Kasus Penembakan oleh KKB di Papua

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved