Terlalu Banyak Paparan Berita Buruk Membawa Dampak Negatif untuk Kesehatan, Apa Saja?

Paparan berita buruk dan informasi negatif yang intens dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Terlalu Banyak Paparan Berita Buruk Membawa Dampak Negatif untuk Kesehatan, Apa Saja?
Kompas.com/DragonImages
Ilustrasi stres 

TRIBUNPAPUA.COM - Paparan berita buruk dan informasi negatif yang intens dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Seperti kasus korupsi, kebijakan politik yang tidak arif, konflik, bencana alam, kematian mendadak tokoh berpengaruh, sampai merebaknya wabah penyakit.

Terlebih di era media sosial.

Notifikasi informasi negatif tersebut dengan gampang menyelinap di linimasa atau obrolan.

Dampak instannya, pikiran kita seolah terasa karut-marut memikirkan hal negatif tersebut.

Selain itu, paparan berita buruk dan informasi negatif rupanya juga dapat memengaruhi kesehatan mental dan fisik.

Suasana hati jadi buruk dan cemas

Berita buruk dan informasi negatif dengan sekejap mengubah suasana hati seseorang dari baik-baik saja menjadi muram.

"Beberapa berita buruk dan informasi negatif dapat membuat Anda merasa khawatir," terang psikolog asal Inggris Dr. Graham Davey, seperti dilansir Huffington Post.

Ia menjelaskan ketika menyimak gambar, video, atau tulisan berita buruk atau informasi negatif, otak Anda merasakan hal tersebut mengancam, parah, atau tragis.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved