Sempat Kabur, Pasien ODP Virus Corona di Kudus Akhirnya Dijemput Polisi di Demak

Polres Demak, Jawa Tengah, menjemput seorang pasien yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19, pada hari Selasa (17/3/2020).

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi- Kabar terkini terkait wabah virus corona atau COVID-19, pasien bertambah 2 orang. Mereka masih alami batuk dan pilek namun tak sesak napas. 

TRIBUNPAPUA.COM - Polres Demak, Jawa Tengah, menjemput seorang pasien yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19, pada hari Selasa (17/3/2020).

Saat ini, pasien tersebut telah menjalani perawatan di RSUD Dr Loekmonohadi, Kudus, Jawa Tengah.

"Ya sekarang masih diobservasi kondisi kesehatannya," kata Nasiban, Tim Informasi Penanganan Covid-19 DKK Kudus, Jawa Tengah.

Nasiban menambahkan, untuk sementara pasien tersebut menjalani perawatan di ruang umum dan tidak dimasukkan ke dalam ruang isolasi khusus.

Update Virus Corona di Indonesia: 172 Orang Terinfeksi, 9 Sembuh, 7 Orang Meninggal Dunia

Alasannya, pasien masih masuk dalam dalam status ODP.

Dilansir dari Tribunnews, pasien tersebut menunjukkan gejala mirip Corona, yaitu batuk dan demam, saat menjalani pemeriksaan di RS Mardi Rahayu, Kudus, Minggu (15/3/2020).

Apalagi, pasien mengaku baru saja pulang umrah dan pergi ke Australia selama beberapa waktu.

Tim medis pun segera merekomendasikan untuk dirujuk ke RSUD Dr Loekmonohadi.

Ganjar Sebut Penyebaran Hoaks Corona Secepat Virus: Mungkin Bercanda, tapi Jangan

Namun, pasien tersebut justru menolak dan memilih pergi dari rumah sakit.

"Setelah dijelaskan bahwa diduga (suspek) Covid-19 dan perlu dirujuk ke Ruang Isolasi RSUD dr Loekmonohadi Kudus, pasien menolak."

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved