Plt Walkot Medan Sebut PDP Corona yang Meninggal di Medan sebelumnya Ikut Rapat di Istana Negara

Plt Walkot Medan menyebut satu di antars PDP yang meninggal di Medan sebelumnya sempat berada di Jakarta untuk mengikuti rapat.

Plt Walkot Medan Sebut PDP Corona yang Meninggal di Medan sebelumnya Ikut Rapat di Istana Negara
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi Virus Corona Covid-19 

TRIBUNPAPUA.COM - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution menyebut, satu di antara pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia di Medan, Sumatera Utara, adalah Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Pemkot Medan.

Hingga saat ini, Kamis (26/3/2020) sore, belum ada hasil laboratorium yang menjelaskan apakah PDP tersebut positif atau negatif Covid-19.

Meski demikian, menurut Akhyar, PDP yang merupakan pejabat di Pemkot Medan itu sebelumnya sempat berada di Jakarta untuk mengikuti rapat.

Dalam rekaman wawancara yang diterima pada Kamis siang, Akhyar menjelaskan bahwa pada 10 Maret 2020, dia bersama dengan almarhum sama-sama berada di Jakarta.

Plt. Walikota Medan, Akhyar Nasution di Lapangan Merdeka, pada Senin (23/3/2020) menyebut ada 1 orang yang meninggal dunia terkait virus corona atau Covid-19. Namun dia tidak menyebut apakah yang meninggal dunia positif atau tidak. Dia hanya menyebut, setelah UM yang meninggal dunia pada 17 Maret 2020 yang lalu, hari ini yang meninggal dunia AG.
Plt. Walikota Medan, Akhyar Nasution di Lapangan Merdeka, pada Senin (23/3/2020) menyebut ada 1 orang yang meninggal dunia terkait virus corona atau Covid-19. Namun dia tidak menyebut apakah yang meninggal dunia positif atau tidak. Dia hanya menyebut, setelah UM yang meninggal dunia pada 17 Maret 2020 yang lalu, hari ini yang meninggal dunia AG. (KOMPAS.COM/DEWANTORO)

 

Viral Keluarga Buka Kantong Plastik dan Cium Jenazah PDP Corona, Ahli: Mereka Semua Jadi ODP

"Tanggal 11 Maret 2020 sama-sama di Istana Negara, rapat masalah tanah Sari Rejo dan PTPN II. Namun saya sudah pulang, Beliau masih di sana," kata Akhyar.

Menurut Akhyar, pada Selasa (17/3/2020), PDP tersebut masih menghadiri apel di internal Pemkot Medan.

Lalu, pada Jumat (20/3/2020), Akhyar sudah tidak bertemu dengan PDP tersebut.

"Jadi, hari Selasa saya masih kontak via telepon dengan Beliau, dia mengatakan sudah di RS Adam Malik," kata Akhyar.

Menurut Akhyar, semua pimpinan dan staf yang sempat berinteraksi dengan pasien tersebut diperiksa kesehatannya.

Tak hanya itu, seluruh ruangan di Kantor Pemkot Medan juga disemprot dengan disinfektan.

Pulang dari Jakarta, 4 Warga Purbalingga Positif Terinfeksi Virus Corona

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved