Virus Corona
IDI Aceh: Kami Siap Bertempur di Garda Depan Lawan Corona, tapi Lindungi Juga Peralatan Tempur Kami
Seiring meningkatnya wabah Virus Corona, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) oleh tenaga medis juga meningkat.
“Maka kita bilang ini perlu terus disiapkan ruangan isolasi. Sekarang kita bersyukur tidak ada PDP yang dirawat di sini. Kalau nanti ada bagaimana? Kan perlu persiapan. Saya di Rumah Sakit Cut Meutia dan direktur bersama kawan-kawan sejawat berbenah dari hari ke hari,” katanya.
• Kisah Sanur Kuburkan 9 Jasad Pasien Corona dalam Sehari: Ukurannya Beda dari Makam Biasa
Selain itu, asupan makanan untuk para dokter juga menjadi perhatian serius IDI.
Ini agar mereka dalam keadaan bugar bertugas.
Apalagi, para dokter bekerja delapan jam per hari.
“Untuk itu, saya tegaskan kami siap bertempur di garda depan. Namun, tolong bantu juga peralatan tempurnya,” ujar Harry. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "IDI: Kalau Tidak Ada APD, Kami Mati"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/petugas-medis-membawa-pasien-ke-dalam-ruang-isolasi.jpg)