Breaking News:

Virus Corona

Singgung Lapangan Kerja, Sandiaga Uno Kritik Pembebasan Napi di Tengah Wabah Virus Corona

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menanggapi perihal pembebasan 30 ribu-an narapidana akibat wabah Virus Corona.

Instagram @sandiuno
Sandiaga Uno. 

TRIBUNPAPUA.COM - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menanggapi perihal pembebasan 30 ribu-an narapidana akibat wabah Virus Corona.

Tanggapan itu diungkapkan Sandiaga Uno melalui sambungan telepon acara Hot Indonesia tv One pada Senin (13/4/2020).

Mulanya, Sandiaga Uno mengomentari soal isu adanya keringanan penjara bagi narapidana korupsi.

Menurunya, isu itu hanya membuat pihak saling berselisih di tengah pandemi Virus Corona.

Sehingga, setiap orang harusnya menyampaikan hal yang benar-benar terjadi.

"Saya rasa ini isu yang memecah belah. Kita melawan korupsi dan saya rasa kita harus sampaikan pesan yang tepat," kata Sandi.

Tolak Dibebaskan karena Asimilasi Wabah Corona, Napi Ini Betah di Rutan: Mending di Sini, Nyaman

Terkait pembebasan narapidana tindak pidana lain karena penjara kelebihan kapasitas, Sandiaga mengaku punya solusi tersendiri.

"Kelebihan kapasitas pada salah satu tempat hingga 270 ribu tahanan berada dalam 130 kapasitas."

"Saya rasa kita harus mencari jalan keluarnya," kata dia.

Politikus Gerindra itu mengatakan bahwa narapidana lebih baik dipindahkan ke tempat-tempat umum yang sekarang kosong karena Virus Corona.

Dibandingkan dengan membebaskan banyak narapidana.

"Dan dikarenakan Virus Corona kita harus mencari jalan keluar yang lebih maju."

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved