Virus Corona
Petugas APD Datangi Warkop untuk Rapid Test, Pengunjung Berhamburan Kabur Ada yang Tak Bayar
Jelang PSBB di Kabupaten Gresik, Selasa (28/4/2020), aparat gabungan TNI-Polri dan Dinas Kesehatan melakukan rapid test.
TRIBUNPAPUA.COM - Jelang penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Gresik, Selasa (28/4/2020), aparat gabungan TNI-Polri dan Dinas Kesehatan melakukan rapid test.
Rapid test itu menyasar kepada pengunjung warung kopi (warkop) di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik, Sabtu (25/4/2020) malam.
Bersama petugas yang menggunakan APD Hazmat, aparat gabungan langsung menyasar tempat usaha di Jalan Noto Prayitno, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, hingga komplek Gresik Kota Baru.
Para pengunjung warkop sempat berhamburan, ada yang melarikan diri.
Ada pula yang bertahan untuk menjalani rapid test.
• Dituding Telantarkan Penumpang Sesak Napas di Jalan, Sopir Travel: Katanya Mau Dijemput Keluarga
Padahal, aturan physical distancing sudah disosialisasikan berulang kali, bahkan oleh polsek jajaran.
Namun, masih saja banyak yang berkerumun di warung kopi.
Selain rapid test, petugas memberikan sosialisasi kepada pemilik warkop.
Selama aturan PSBB diterapkan, pelaku usaha tetap boleh beroperasi.
Namun, dilarang menyediakan wifi dan tempat duduk.
Semua pengunjung yang ingin membeli minuman harus dibawa pulang.
Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo, mengatakan, penyisiran warkop dan tempat makan sengaja dilakukan untuk mensosialisasikan aturan PSBB.
Rapid test ini upaya deteksi dini penyebaran Covid-19 di Gresik, mengingat Gresik sudah masuk zona merah.
Juga menyusun akan diterapkan aturan PSBB di delapan kecamatan.
Aktivitas masyarakat tidak ditutup total tetapi dibatasi.
• Soal Prabowo Subianto Jadi Menteri Jokowi, Haikal Hassan: Kami Akan Kecewa Kalau Dia Tak Bersuara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/sebagian-pengunjung-warkop-di-gresik-yang-mau-melakukan-rapid-test.jpg)