Breaking News:

Buntut Kerumunan di Acara Rizieq Shihab, Kapolda Sebut Ada 4 Klaster Baru Covid-19

Kapolda Metro Jaya menyebutkan adanya klaster Covid-19 di kawasan Petamburan, setelah terjadi keramaian di acara pernikahan putri Rizieq Shihab.

Tribunnews/Jeprima
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab saat menyapa pendukung dan simpatisan saat tiba di sekitar markas FPI, Petamburan, Jakarta Pusat (10/11/2020). Kini ia akan menikahkan anaknya, dikabarkan menyebar 10 ribu undangan. 

TRIBUNPAPUA.COM - Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Fadil Imran menyebutkan adanya klaster Covid-19 di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, setelah terjadi keramaian di acara pernikahan putri pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Shihab.

"Telah terjadi klaster baru penyebaran COVID-19 di Jakarta, yakni klaster akad nikah di Petamburan dan klaster Tebet," ujar Fadil di Jakarta, Minggu (22/11/2020), seperti dikutip Antara.

Fadil juga menyebutkan adanya klaster penyebaran Covid-19 juga terjadi di Bandara Soekarno Hatta dan juga klaster Mega Mendung, Bogor, Jawa Barat.

"Kami akan pastikan masyarakat yang terkonfirmasi positif bisa dilakukan 'tracing' kontak erat untuk memutus penyebaran dan memastikan mereka dapat perawatan memadai," kata dia.

Baca juga: Selesai Diperiksa 7 Jam soal Acara Rizieq Shihab di Puncak, Ridwan Kamil Sampaikan Permintaan Maaf

Tes cepat COVID-19 oleh TNI-Polri dilaksanakan di SDN Petamburan I Gang IV, hanya 500 meter dari Petamburan III atau markas FPI.

Seribu alat tes cepat disiapkan untuk memeriksa seluruh warga Kelurahan Petamburan.

Hasil tes cepat tersebut masih dalam pengolahan Satgas COVID-19.

Sementara itu, Kasdam Jaya Brigjen Saleh menjelaskan tes cepat COVID-19 tersebut guna mengetahui seberapa besar dampak dari acara itu.

"Tindakan ini harus diambil sebagai dampak kerumunan," kata Saleh.

Aparat gabungan menjaga ketat di lokasi tes cepat dan menerapkan jaga jarak dalam pemeriksaan tersebut.

Baca juga: Perintahkan Jajarannya Copot Spanduk Rizieq Shihab, Pangdam Jaya: Jangan Seenaknya Sendiri

Sejak dibuka pendaftaran pada pukul 16.00 WIB, baru ada lima orang menjalani tes cepat (rapid test).

Padahal, ratusan warga tinggal di kawasan tersebut.

Warga tidak begitu antusias dengan kegiatan tes cepat yang dijalankan oleh aparat Polda Metro Jaya.

"Banyak warga yang nggak mau," kata Ketua RT 09/04 Petamburan, Hambali.

Kepolisian sebelumnya sudah menyambangi kediaman Rizieq.

Polisi mengimbau Rizieq agar menjalani tes swab untuk memastikan apakah terinfeksi Covid-19 atau tidak.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan, pihak Rizieq mengatakan akan menjalani tes swab secara mandiri.

Baca juga: Pertanyakan Sikap Pangdam Jaya soal Pencopotan Spanduk Rizieq Shihab, FPI: Lucu TNI Ngurus Baliho

“Katanya mereka mau melaksanakan ‘swab’ mandiri,” ujar Heru.

Heru mengatakan, saat itu Rizieq tidak dapat ditemui dengan alasan tengah istirahat dan tidak menerima tamu.

Sehingga, pihak kepolisian hanya mengimbau Rizieq lewat utusannya dari depan pagar rumah.

Heru memastikan Rizieq melakukan tes usap COVID-19 secara mandiri, tanpa fasilitas pemerintah.

Satgas Covid-19 sebelumnya meminta masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah Tebet dan Petamburan, Jakarta Selatan, serta Megamendung, Bogor, untuk segera melakukan tes Polymerase Chain Reaction (PCR).

Sebab, terdapat sejumlah kasus positif di wilayah tersebut.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, Doni Monardo mengimbau masyarakat di wilayah tersebut untuk segera mendaftarkan diri ke RT/RW di wilayahnya untuk mendapatkan tes PCR secara gratis.

Baca juga: Mahfud MD Sesalkan Kerumunan di Hajatan Rizieq Shihab: Sebenarnya Gubernur DKI Sudah Diperingatkan

“Kami telah menyebarkan rapid test swab antigen sebanyak 2.500 unit kepada Puskesmas yang wilayahnya berpotensi terjadi peningkatan kasus, seperti di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat,” kata Doni.

Doni menambahkan, petugas RT/RW di Tebet, Petamburan, dan Megamendung dapat berkoordinasi dengan Puskesmas setempat agar masyarakatnya segera mendapatkan tes PCR gratis.

Selain itu, Doni juga menyarankan masyarakat yang berpartisipasi dalam penjemputan Habib Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta untuk melakukan tes PCR.

“Kami memohon kesadaran seluruh masyarakat di sekitar wilayah Tebet, Petamburan dan Megamendung, serta mereka yang turut menjemput Habib Rizieq untuk melakukan tes PCR demi melindungi diri serta keluarga,” imbuh Doni. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kapolda Metro Sebut Ada Klaster Covid-19 Dampak Kerumunan di Petamburan dan Tebet

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved