Rabu, 13 Mei 2026

Persipura Jayapura

Ricuh Laga Persipura, Kerugian Ditaksir Capai Rp10 Miliar

Polisi ungkap kerugian akibat kerusuhan pascalaga Persipura vs Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5/2026), ditaksir capai Rp10 miliar.

Tayang:
Tribun-Papua.com/Istimewa
MOBIL DIBAKAR - Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat dibakar di area parkir Stadion Stadion Lukas Enembe saat laga play-off Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026 antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC, Jumat (8/5/2026) petang. Polda Papua mengungkapkan kerugian akibat kerusuhan pascalaga Persipura vs Adhyaksa FC ditaksir capai Rp10 miliar. 

Ringkasan Berita:
  • Polda Papua ungkap kerugian akibat kerusuhan pascalaga Persipura vs Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5/2026) lalu, ditaksir capai Rp10 miliar.
  • Kerugian itu meliputi 16 bangunan hangus terbakar termasuk warung dan kios milik warga serta puluhan kendaraan dilaporkan dibakar dan dirusak massa.
  • Polisi mengatakan 11 orang kini berpotensi menjadi tersangka dalam kasus kerusuhan tersebut.


TRIBUN-PAPUA.COM
- Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Papua, Kombes Pol. Parasian Herman Gultom, mengungkap jumlah kerugian akibat kerusuhan pascalaga Persipura Jayapura vs Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5/2026) lalu.

Dalam kerusuhan tersebut sebanyak 16 bangunan hangus terbakar termasuk warung dan kios milik warga.

Selain itu, puluhan kendaraan dilaporkan dibakar dan dirusak massa.

Baca juga: Stamaops Polri Evaluasi Keamanan Laga Persipura vs Adhyaksa Akibat CCTV Stadion Mati

RICUH LAGA PERSIPURA - Situasi di depan Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, seusai dibakar para suporter Persipura yang kecewa atas kegagalan tim kesayangan mereka lolos ke Super League, Jumat (8/5/2026).
RICUH LAGA PERSIPURA - Situasi di depan Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, seusai dibakar para suporter Persipura yang kecewa atas kegagalan tim kesayangan mereka lolos ke Super League, Jumat (8/5/2026). (Tribun-Papua.com/Istimewa)

Menurut data kepolisian, kendaraan yang mengalami kerusakan terdiri dari 21 unit kendaraan roda empat, 11 unit kendaraan roda dua, 7 unit kendaraan dinas roda empat milik Polri, 1 unit kendaraan dinas roda empat milik Kejaksaan, 2 unit kendaraan dinas roda dua milik Polri.

Ada pula 13 kendaraan pribadi roda empat dan 7 unit kendaraan roda dua yang belum diketahui pemiliknya.

Gultom mengatakan, kerugian materiil akibat kerusuhan tersebut ditaksir mencapai Rp10 miliar.

“Jika ditaksir secara kasar, untuk kendaraan roda empat saja dengan rata-rata harga Rp100 juta per unit, kerugian sudah mencapai Rp2 miliar lebih. Namun karena banyak kendaraan yang harganya jauh di atas itu, total kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp10 miliar,” jelas Gultom, Selasa (12/5/2026), seperti diberitakan Tribun-Papua.com.

Polisi Amankan Puluhan Sepeda Motor yang Dijarah

Polisi berhasil mengamankan 35 unit sepeda motor yang sebelumnya dijarah massa dalam laga dalam kerusuhan tersebut.

Puluhan sepeda motor tersebut kini diamankan di Polsek Sentani Timur untuk proses identifikasi.  

Polisi meminta masyarakat yang merasa kehilangan untuk datang langsung ke Polsek Sentani Timur dengan  membawa dokumen kepemilikan sah (STNK/BPKB). 

Penyerahan kendaraan akan dilakukan secara kolektif oleh Polres Jayapura setelah seluruh barang bukti dipilah berdasarkan keterkaitannya dengan para pelaku.

Baca juga: Sanksi Berat Mengintai Persipura setelah Kerusuhan Suporter di Stadion Lukas Enembe

11 Orang Berpotensi Jadi Tersangka

Gultom mengatakan 11 orang kini berpotensi menjadi tersangka.

Jumlah tersebut bertambah dua orang setelah sebelumnya ada 9 orang yang berpotensi menjadi tersangka.

“Hari ini masih didalami. Ada potensi tambahan dua tersangka baru karena adanya bukti, adanya korban, dan perbuatan pidana yang jelas. Jadi total bisa mengarah ke 11 tersangka,” ujar Gultom.

Dalam kasus kerusuhan ini, polisi memetakan rangkaian aksi anarkis ke dalam enam klaster perbuatan pidana. 

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved