Breaking News:

Ingin Lakukan Diet Tinggi Protein? Kenali Dulu 9 Efek Sampingnya

Lakukan diet? Berikut beberapa hal yang bisa terjadi akibat terlalu banyak mengonsumsi protein.

newspropro.com
Diet 

5. Dehidrasi

Tubuh membuang kelebihan nitrogen. Kondisi ini menimbulkan dehidrasi meski Anda tak merasa haus.

Sebuah studi kecil menemukan, saat asupan protein meningkat, tingkat hidrasi justru menurun.

Namun, di studi yang lain menyimpulkan bahwa mengonsumsi lebih banyak protein berdampak minimal pada hidrasi.

Risiko atau efek ini dapat diminimalkan dengan meningkatkan asupan air Anda, terutama jika Anda adalah orang yang aktif.

Terlepas dari konsumsi protein, selalu penting untuk minum banyak air sepanjang hari.

Baca juga: 5 Jus Buah dan Sayur yang Ampuh Bantu Program Diet, dari Jus Wortel hingga Semangka

6. Kerusakan ginjal

Mengonsumsi tinggi protein dapat menyebabkan kerusakan ginjal pada orang dengan penyakit ginjal yang sudah ada sebelumnya.

Hal ini disebabkan oleh nitrogen berlebih yang ditemukan dalam asam amino penyusun protein.

Ginjal yang rusak harus bekerja lebih keras untuk membuang nitrogen dan produk limbah metabolisme protein.

Secara terpisah, sebuah studi pada 2012 mengamati efek diet rendah karbohidrat, tinggi protein dan rendah lemak pada ginjal.

Hasilnya, pada orang dewasa obesitas yang sehat, diet rendah karbohidrat, tinggi protein selama dua tahun tidak terkait dengan efek berbahaya yang nyata pada filtrasi ginjal, albuminuria, atau keseimbangan cairan dan elektrolit dibandingkan dengan diet rendah lemak.

7. Risiko kanker

Studi menunjukkan, diet protein tinggi yang berbasis daging merah dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan, seperti kanker.

Mengonsumsi lebih banyak daging merah dan olahannya dikaitkan dengan kanker kolorektal, kanker payudara, dan kanker prostat.

Sebaliknya, konsumsi protein dari sumber lain justru dapat menurunkan risiko kanker.

Para ilmuwan percaya ini bisa jadi karena hormon, senyawa karsinogenik, dan lemak yang ditemukan dalam daging.

8. Penyakit jantung

Makan banyak daging merah dan makanan olahan susu berlemak sebagai bagian dari diet tinggi protein dapat menyebabkan penyakit jantung.

Hal ini mungkin terkait dengan asupan lemak jenuh dan kolesterol yang lebih tinggi.

Menurut sebuah studi pada 2010, makan daging merah dan produk susu tinggi lemak dalam jumlah besar terbukti meningkatkan risiko penyakit jantung koroner pada wanita.

Sebaliknya, mengonsumsi unggas, ikan, dan kacang-kacangan menurunkan risiko tersebut.

9. Kehilangan kalsium

Diet yang tinggi protein dan daging dapat menyebabkan hilangnya kalsium.

Ini kadang-kadang dikaitkan dengan osteoporosis dan kesehatan tulang yang buruk.

Sebuah studi pada 2013 menemukan hubungan antara tingkat konsumsi protein yang tinggi dan kesehatan tulang yang buruk.

Namun, dalam studi lain menemukan bahwa efek protein pada kesehatan tulang tidak meyakinkan.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memperluas dan menyimpulkan temuan ini.

(Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gemar Lakukan Diet Tinggi Protein? Ketahui Efek Sampingnya di Sini!"

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved