Kapolda Papua Minta Tiga Kabupaten yang Lakukan PSU Pilkada Hormati Putusan MK

Kapolda Papua meminta tiga kabupaten yang melaksanakan PSU menghargai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa pilkada 2020.

Penulis: Musa Abubar | Editor: Astini Mega Sari
(Tribunpapua.com/Musa Abubar)
Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri  

TRIBUNPAPUA.COM - Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri meminta tiga kabupaten yang melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) menghargai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa pilkada 2020.

Tiga kabupaten itu adalah Kabupaten Nabire, Kabupaten Yalimo, dan Kabupaten Boven Digoel.

Mathius mengatakan, semua pasangan calon yang nantinya akan melaksanakan keputusan MK itu, diharapkan bisa mempersiapkan diri sesuai dengan aturan demokrasi yang ada.

Ia berharap tak ada lagi saling hasut untuk melakukan hal-hal yang ujungnya melanggar hukum.

"Saya berharap di tiga kabupaten ini sudah ditentukan waktu untuk melakukan PSU, untuk itu kita bisa mempersiapkan pelaksanaan PSU itu dengan baik," kata Mathius kepada TribunPapua.com, Selasa (23/3/2021).

Baca juga: Polda Papua Sebut Situasi 3 Kabupaten di Papua Kondusif Pasca-Putusan MK terkait Sengketa Pilkada

Sengketa pilkkada di tiga kabupaten itu sudah diselesaikan MK.

Terakhir, MK mengeluarkan putusan terkait snegketa pilkada di Kabupaten Boven Digoel.

Ia juga meminta masing-masing paslon di ketiga kabupaten yang melakukan PSU bisa menghormati keputusan MK.

Minta Bantuan 3 Kompi dari Mabes Polri untuk Pengamanan

Polda Papua meminta bantuan tiga kompi pasukan dari Mabes Polri untuk mengamankan tiga kabupaten di Papua yang melakukan pemungutan suara ulang (PSU) untuk pilkada 2020.

Tiga kabupaten tersebut adalah Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Nabire, dan Kabupaten Yalimo.

"Kita telah meminta bantuan dari Mabes Polri tiga kompi yakni dari Makassar dan Ambon, mereka telah siaga di tiga kabupaten ini sampai dengan nanti pelaksanaan PSU," kata Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri kepada TribunPapua.com, Selasa (23/3/2021).

Baca juga: 400 Personel TNI-Polri Disiagakan di Boven Digoel Pasca-Putusan MK terkait Sengketa Pilkada

Selain tiga kompi tambahan itu, Polda Papua juga menurunkan personelnya untuk ikut bersiaga.

Jika tanggal pelaksanaan PSU sudah dipastikan, maka personel dari Polda Papua nantinya akan digeser untuk membantu pengamanan di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS).

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved