Breaking News:

Satpam Hotel yang Usir Warga dari Pantai Minta Maaf: Saya Cuma Menjalankan Tugas

Sekuriti atau satpam  di Hotel Puri Santrian, Sanur, Denpasar, Bali, yang viral mengusir warga bermain pasir di pantai Semawang meminta maaf.

(Instagram/ @bayucuaca)
Tangkapan layar tempat seorang warga yang diusir saat duduk di pantai kawasan Sanur, Bali, viral di media sosial, Rabu (24/3/2021). 

TRIBUNPAPUA.COM - Sekuriti atau satpam  di Hotel Puri Santrian, Sanur, Denpasar, Bali, yang viral mengusir warga bermain pasir di pantai Semawang meminta maaf.

Permintaan maaf satpam yang mengaku bernama Alit itu direkam dalam sebuah video.

"Mohon maaf ke Ibu Mirah karena hari ini saya tidak bisa menemuinya kebetulan saya ada keperluan keluarga di Negara (Jembrana). Saya mohon maaf atas kejadian kemarin," kata satpam itu melalui video yang diterima Kompas.com dari Pemilik Puri Santrian, IB Gede Sidartha Putra, Kamis (25/3/2021).

Satpam tersebut mengatakan, hanya menjalankan tugas dan menertibkan pantai di sekitarnya.

Baca juga: Kronologi Mahasiswi Sembunyikan Mayat di Dalam Lemari, Terbongkar saat Sang Adik Ambil Baju

"Tidak ada maksud saya berbuat tidak baik. Saya cuma menjalankan tugas dan menertibkan pantai dan sekitarnya," kata dia.

Sidartha Putra mengatakan, kejadian tersebut merupakan miskomunikasi. Ia menegaskan di Sanur tidak ada yang namanya pantai pribadi.

“Semua beach milik publik, sehingga kegiatan masyarakat berwisata, mencari ikan, upacara adat, tidak boleh ada pelarangan dari hotel. Saya pikir ini miskomunikasi dan kami tidak pernah melarang masyarakat, apalagi masyarakat Sanur,” kata dia.

Viral di media sosial

Mirah Sugandhi (29), mengaku marah dan keheranan karena pantai tersebut merupakan tempat publik.

Bahkan, Mirah mengaku sejak kecil sering bermain di situ karena dia tinggal di Sanur.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved