Breaking News:

Rugikan Negara Rp 10 M, 2 Tersangka Korupsi di Bulog Nabire dan Kantor Pos Biak Ditahan Kejati Papua

Dua tersangka kasus korupsi di dua BUMN yang ada di Kabupaten Nabire dan Biak Numfor, ditahan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua.

(KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)
Kepala Kejati Papua, Nikolaus Kondomo 

TRIBUNPAPUA.COM - Dua tersangka kasus korupsi di dua BUMN yang ada di Kabupaten Nabire dan Biak Numfor, ditahan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua.

"Hari ini (30/3/2021) kami resmi menahan dua tersangka kasus korupsi yang terjadi di Bulog Nabire dan PT Pos Indonesia Cabang Biak Numfor," ujar Kepala Kejati Papua, Nikolaus Kondomo, melalui rilis, Selasa.

Untuk kasus korupsi di Perum Bulog Nabire, Kejati Papua telah menetapkan LA sebagai tersangka dan menahannya di Jayapura.

Baca juga: Tokoh Agama di Papua Kutuk Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

Baca juga: Ribuan Tenaga Honorer Unjuk Rasa Tuntut Pengangkatan, Sekda Papua: Tunggu Keputusan Tim Kemen PAN-RB

LA merupakan mantan kepala gudang Kansilog Bulog Nabire.

Di kasus ini, diduga telah terjadi pengadaan beras fiktif pada 2017 dengan kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 10 miliar.

Selain LA, Kejati Papua juga telah menetapkan RH yang merupakan Kepala Kansilog Bulog Nabire sebagai tersangka.

Sedangkan pada kasus korupsi di PT Pos Indonesia cabang Biak Numfor, Kejati Papua telah menetapkan FWB selaku kepala Kantor Pos Biak Numfor sebagai tersangka dan kini ditahan di Jayapura.

Dalam kasus tersebut, Kejati Papua menduga telah ada penyalahgunaan wewenang yang dilakukan FWB dengan mentransfer kas perusahaan sebesar Rp 3,671 miliar ke rekening pribadinya.

"Dari hasil pemeriksaan diduga kuat uang tersebut digunakan FWB untuk bermain trading Binomo," kata Nikolaus.

Berita Papua lainnya

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kejati Papua Tahan 2 Tersangka Korupsi di Bulog Nabire dan Kantor Pos Biak"

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved