Senin, 18 Mei 2026

Stok beras di Papua

Bulog Papua Pastikan Stok Beras Aman Hingga Akhir Tahun

Kepala Perum Bulog Papua dan Papua Barat, Ahmad Mustari, saat menghadiri Rapat Koordinasi

Tayang:
Tribun-Papua.com/Taniya Sembiring
STOK BERAS – Pegawai Perum Bulog Papua dan Papua Barat saat meninjau stok beras di Gudang Jayapura pada Kamis, (23/10/2025). Pihak Bulog memastikan stok beras aman hingga akhir tahun. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Taniya Sembiring 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Masyarakat Papua tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras menjelang akhir tahun, sebab Perum Bulog memastikan stok beras di wilayah Papua dalam kondisi aman dan mencukupi selama beberapa bulan ke depan.

Kepala Perum Bulog Papua dan Papua Barat, Ahmad Mustari, saat menghadiri Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Beras Tahun 2025 yang digelar di Hotel Aston Jayapura, Kamis (23/10/2025) menjamin ketersediaan stok beras tersebut.

Baca juga: 115 Personel Polres Sarmi Disiagakan Untuk Razia Miras yang Marak

“Stok beras di Papua saat ini cukup untuk dua sampai tiga bulan ke depan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Ahmad Mustari kepada Tribun-Papua.com

Saat ini stok beras yang tersimpan di Gudang Bulog mencapai 20.600 ton, dan dalam waktu dekat akan datang tambahan sekitar 12.000 ton lagi. 

Baca juga: Persipura Percaya Diri Hadapi Barito Putera, Manajer Ingatkan Hal Ini ke Skuad Mutiara Hitam

Dengan demikian, total ketersediaan beras di Papua akan mencapai lebih dari 32.000 ton. Ini merupakan jumlah yang cukup untuk menjaga stabilitas pasokan hingga akhir tahun.

Mantan Kansilog Bulog Wamena ini mengatakan penyaluran stok dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di masing-masing daerah.

Baca juga: DPR Minta Tapal Batas Delapan Kabupaten di Papua Pegunungan Dikembalikan Sesuai UU Pemekaran

Jayapura dan Wamena menjadi wilayah dengan volume pengiriman terbesar, mengingat tingginya kebutuhan konsumsi di dua daerah tersebut.

“Kami terus memantau dinamika di lapangan agar distribusi beras berjalan lancar dan harga tetap stabil. Jika ada penyimpangan harga dari ketentuan yang berlaku, akan kami berikan teguran kepada pihak terkait,” tegasnya.

Baca juga: Pemkab Yapen Memulai Konsultasi Publik II Revisi RTRW 2025-2044

Selain memastikan ketersediaan, Bulog juga menggandeng seluruh retail dan mitra distribusi untuk mempercepat penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di tiga provinsi, yakni Papua, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.

Perlu diketahui bahwa Rakor ini dihadiri oleh berbagai instansi terkait seperti Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bulog, dinas pertanian, dinas perdagangan, serta perwakilan dari Polda Papua, yang bersama-sama berkomitmen menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di wilayah Timur Indonesia tersebut.

Baca juga: Harga Beras se-Papua Diprediksi Naik Awal November 2025

“Intinya, stok aman dan distribusi terus berjalan. Masyarakat bisa tenang menghadapi akhir tahun ini,” tutup Ahmad Mustari.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved