Breaking News:

KKB Papua

Update KKB Sabinus Waker yang Tembak Mati Guru di Papua, Wilayahnya Berhasil Dikuasi TNI-Polri

Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menuturkan tim gabungan telah berhasil menguasai wilayah Walker di Intan Jaya.

(Achmad Nasrudin Yahya)
Prajurit TNI tengah berkonsentrasi saat melakukan pengintaian di Kampung Jalai, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Tim gabungan TNI-Polri terus melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Sabinus Waker yang menembak seorang guru di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menuturkan tim gabungan telah berhasil menguasai wilayah Waker di Intan Jaya.

Menurut Iqbal saat ini Nau Waker dan kelompoknya diduga kuat sedang menuju Ilaga.

Sementara kelompok Waker diduga lari ke daerah Beoga karena posisinya terdesak aparat TNI-Polri.

Baca juga: Gagasan KKB Papua Disebut Teroris Tuai Kritik, Ini Alasannya

Iqbal menjelaskan Nau merupakan bawahan dari pimpinan KKB, Guspi Waker.

Nau Waker telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Mimika sejak tahun 2018 karena sederet kasus kejahatan yang telah dilakukannya.

Di tahun 2018, Guspi Waker memberi perintah kepada Nau Waker untuk melakukan penembakan di Mile 69 PT Freeport Indonesia di Tembagapura, dengan kerugian barang satu buah kendaraan WLP.

Selain melakukan pengejaran tim forensik Mabes Polri juga telah mengindetifikasi senjata yang digunakan KKB pimpinan Sabinus Walker menembak seorang guru di Kabupaten Puncak, Papua pada Kamis (8/4/2021).

"Polri telah melakukan uji laboratorium balistik terhadap senjata jenis steyer yang di gunakan oleh Nau Waker," ujar Iqbal dalam keterangan tertulis, Jumat (9/4/2021), dikutip dari Antara.

Baca juga: Seusai Tembak Mati Guru, KKB Sabinus Waker Bakar 3 Sekolah lalu Peras Warga saat Dikejar TNI-Polri

Sebelumnya diberitakan, terjadi penembakan terhadap warga sipil Oktovianus Rayo (42), seorang guru yang tinggal di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, pukul 09.30 WIT, Kamis (8/4/2021).

Oktovianus Rayo tewas setelah mendapat dua tembakan KKB yang masuk ke dalam kios rumahnya. Di hari yang sama, pukul 18.15 WIT, KKB pimpinan Nau Waker juga melakukan tindakan kriminal, membakar SD, SMP, SMA di wilayah Kampung Julukoma, Distrik Boega, Kabupaten Puncak, Papua.

Perbuatan itu dilakukan Nau Waker dan anggotanya setelah diburu pasukan gabungan TNI-Polri dalam Operasi Nemangkawi di Intan Jaya.

Berita KKB Papua lainnya klik di sini

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas TV dengan judul Tim Gabungan TNI-Polri Kuasai Wilayah Walker, KKB yang Menembak Guru di Intan Jaya

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved