Breaking News:

KKB Papua

KKB Kuasai Beoga Papua, Pergeseran Pasukan dan Evakuasi 49 Warga Terhambat

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) masih menguasai Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

(Tribun-papua.com/Musa Abubar)
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) masih menguasai Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Musa Abubar

TRIBUN-PAPUA.COM - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) masih menguasai Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Hal itu mengakibatkan pergeseran pasukan ke Beoga dan proses evakuasi 49 warga untuk keluar dari sana masih terkendala

"Kita masih belum terkoneksi dengan bandara di Beoga dan di Ilaga, tapi besok kita harap bandara di Ilaga bisa kembali beroperasi," kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri ketika dikonfirmasi Tribun-papua.com dari Jayapura, Senin (12/4/2021).

Fakhiri mengatakan, besok, Bupati Puncak Willem Wandik akan datang dari Beoga ke Mimika untuk dan menemui aparat keamanan.

Baca juga: Kapolda Papua Bantah Tudingan KKB yang Sebut Guru Korban Penembakan adalah Mata-mata TNI-Polri

"Besok Bupati Puncak Willem Wandik datang dari Beoga ke Mimika, kan di sana (Beoga) ada pesawat yang bekerja sama dengan pemerintah daerah," ujarnya.

Fakhiri berharap kedatangan Bupati Puncak bisa membantu aparat keamanan dalam mendorong logistik dan membantu mengevakuasi 49 warga pendatang yang saat ini masih ada di posko TNI-Polri.

Lebih lanjut, Fakhiri juga mengecam aksi KKB yang melakukan penembakan terhadap guru dan pembakaran gedung sekolah di Beoga.

"Tadi ada satu SMP yang dibakar, kami prihatin karena di mana hati nurani mereka," kata Fakhiri.

"Kalau semua KKB melakukan aksi itu maka bukan hanya mematikan generasi Beoga tapi semua generasi Papua, kita berharap ini tindakan terakhir," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Musa Abubar
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved